Juventus Hadapi Palermo dalam Uji Coba Pramusim di Perth

Share

Juventus dan Palermo menggelar pertandingan uji coba pramusim di Optus Stadium, Perth, Australia, pada Selasa (11/8) pukul 17.00 WIB sebagai persiapan menghadapi musim baru Serie A dan Serie B 2026/2027.

Juventus datang dengan catatan pramusim yang beragam, mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan terakhir 1-2 dari Inter Milan. Sementara Palermo membawa modal dua kemenangan besar, yaitu 7-0 atas Paradiso dan 2-0 atas Melbourne City.

Nilai skuad Juventus diperkirakan mencapai Rp12 triliun, jauh melebihi Palermo yang hanya sekitar Rp1,5 triliun. Historis pertemuan kedua tim juga menunjukkan dominasi Juventus dengan lima kemenangan dalam lima laga terakhir.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menilai pertandingan ini sebagai ujian penting untuk memperbaiki ketajaman lini depan timnya.

"Kami harus lebih tajam di lini depan. Lawan Inter kami punya peluang, tapi tidak cukup klinis. Palermo akan jadi ujian penting sebelum Serie A dimulai," ujar Spalletti.

Spalletti juga mengomentari pelatih Palermo, Filippo Inzaghi, yang menurutnya akan menjadi pelatih top dan memiliki motivasi tinggi.

"Palermo adalah tim Serie B, tapi mereka punya banyak pemain yang memahami Serie A dengan baik dan pelatih yang sangat termotivasi," kata Spalletti.

Spalletti menyebutkan bahwa meskipun Juventus kalah dari Inter Milan, timnya berhasil bangkit dengan permainan cepat dan mencetak gol indah di babak kedua.

"Ketika skor 2-0 Anda bahkan mungkin berpikir kami tidak bisa bangkit. Namun, tim bereaksi sangat baik di babak kedua. Kami memainkan sepak bola yang cepat, menarik, dan mencetak gol yang indah," ujar Spalletti.

Dia juga mengonfirmasi bahwa Mattia Perin akan menjadi starter melawan Palermo, menggantikan Di Gregorio yang telah bermain penuh melawan Inter.

Di sisi lain, pelatih Palermo Filippo Inzaghi menyatakan optimisme terhadap skuadnya yang memiliki banyak pengalaman dan semangat tinggi usai hasil positif pramusim.

"Kami datang dengan semangat tinggi. Kemenangan besar di pramusim memberi kepercayaan diri, tapi menghadapi Juventus selalu jadi tantangan besar," kata Inzaghi.

Inzaghi menambahkan bahwa Juventus akan menjadi salah satu tim teratas dalam perebutan scudetto musim ini bersama Inter, Napoli, dan Como.

"Juve akan menjadi salah satu tim yang berperan sebagai protagonis di Serie A musim depan," ujar Inzaghi.

Kapten Palermo, Federico Barba, juga mengatakan bahwa keputusannya bergabung dengan Palermo didorong oleh kepercayaan pada kepelatihan Inzaghi dan ambisi besar tim untuk promosi ke Serie A.

"Tidak mungkin mengatakan tidak kepada Palermo dan juga tidak mungkin mengatakan tidak kepada pelatih Inzaghi," ujar Barba.

"Pelatih adalah seorang pemenang dan jika kami semua berada di sini, itu juga berkat dia," tambahnya.

Barba juga membandingkan pengalamannya di Indonesia bersama Persib Bandung yang penuh gairah dengan semangat yang ada di Palermo.

Partai ini disiarkan langsung secara gratis melalui platform YouTube RANS Entertainment dan MDTV, menjadi bagian dari tur promosi klub Italia di Australia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author