Donald Trump Peringatkan FIFA Soal Isu Pemecatan Gianni Infantino

Share

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) agar tidak menggeser Gianni Infantino dari jabatannya sebagai presiden organisasi. Peringatan tersebut dilayangkan Trump di tengah desakan agar Infantino mundur akibat kontroversi pembatalan rencana penjualan saham hak komersial Piala Dunia, dilansir dari Detikcom, Selasa (11/8/2026).

Trump menilai bahwa langkah untuk mengganti posisi kepemimpinan FIFA saat ini akan menjadi sebuah keputusan yang berisiko tinggi bagi masa depan organisasi sepak bola dunia tersebut.

"FIFA akan melakukan kesalahan yang parah jika, karena alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino," kata Trump dalam pernyataan via akun media sosial Truth Social, Senin (10/8).

Tekanan terhadap Infantino menguat setelah munculnya rencana penjualan sebagian saham hak komersial Piala Dunia kepada investor ekuitas swasta. Meskipun Infantino dijadwalkan menjabat hingga 2027 dan berupaya memperpanjang masa kepemimpinannya hingga 2031, rencana investasi tersebut menuai gelombang protes dari federasi benua.

Dalam pernyataannya, Trump juga memuji kinerja Infantino yang dinilainya berhasil membawa turnamen sepak bola terbesar di dunia itu meraih keberhasilan finansial dan popularitas secara signifikan.

"Jika dia pergi, kompetisi ini tidak akan pernah lagi sesukses atau menguntungkan seperti itu lagi!" ucap Trump memperingatkan.

Kritik tajam sebelumnya datang dari tiga konfederasi besar, yakni Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia (CONCACAF), serta Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Ketiganya menyampaikan surat terbuka bersama pada Senin (10/8) yang mengecam langkah manajemen FIFA.

"Ketika kepercayaan dirusak melalui tipu daya, ketika seseorang menempatkan dirinya di atas kepentingan bersama yang telah mempercayakan wewenang kepadanya, maka kewajiban itu telah diabaikan," tegas surat terbuka tersebut, yang mengkritik Infantino.

Di sisi lain, FIFA mengonfirmasi bahwa rencana Penjualan saham tersebut telah resmi dibatalkan. Pihak FIFA menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang terjadi, sembari menegaskan kembali adanya dukungan bagi Infantino dari pejabat senior dalam pertemuan krisis di Maroko.

"Kami tidak akan lagi mentoleransi serangan apa pun terhadap integritas kami, tata kelola yang baik, dan prosedur yang semestinya, serta akan mengambil segala langkah yang diperlukan untuk melindungi dan menjaga nama baik dan reputasinya," tegas FIFA dalam pernyataannya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author