Digimon Story Time Stranger Dongkrak Pendapatan Bandai Namco
Waralaba Digimon mencatatkan lonjakan performa finansial yang signifikan bagi Bandai Namco Entertainment. Seperti dilansir dari Gamebrott, lonjakan tersebut didorong oleh kesuksesan game konsol terbaru, Digimon Story Time Stranger, yang meluncur pada 3 Oktober 2025.
CEO Bandai Namco Entertainment, Nao Udagawa, mengonfirmasi peningkatan pesat ini dalam wawancara eksklusif bersama Famitsu. Tahun 2025 menjadi periode paling menguntungkan bagi IP Digimon sejak serial animenya pertama kali mengudara pada tahun 2000.
Udagawa menjelaskan bahwa kontribusi pendapatan tidak hanya berasal dari gim digital, tetapi juga ekosistem permainan kartu fisik. Dominasi penjualan tidak lagi berpusat di Jepang, melainkan didorong oleh pasar mancanegara.
"Pasar luar negeri menyumbang sekitar 90 persen dari total penjualan gim konsol Bandai Namco Entertainment," kata Nao Udagawa.
Pencapaian rekor pendapatan ini mendorong Bandai Namco menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperluas jangkauan Digimon di industri gim global. Beberapa proyek baru telah dijadwalkan untuk meluncur secara bertahap.
Digimon Story Time Stranger dipastikan menerima konten tambahan atau DLC berskala besar pada 2027. Di sektor perangkat genggam, gim mobile baru bertajuk Digimon Up telah resmi dirilis pada Juli 2026.
Langkah ekspansi ini juga mencakup ketersediaan gim lama di platform baru. Gim Digimon Story Cyber Sleuth akhirnya resmi dirilis di layanan Steam untuk wilayah Jepang, setelah sempat mengalami pembatasan wilayah atau region lock selama hampir tujuh tahun.
Udagawa menegaskan komitmen perusahaan untuk memperkuat promosi portofolio produk, meningkatkan kapasitas tim pengembang, serta mengeksplorasi potensi anyar dari seluruh kekayaan intelektual milik Bandai Namco.