Iga Świątek Melaju ke Perempat Final Toronto Hadapi Diana Sznajder
Iga Świątek melaju ke perempat final turnamen tenis WTA di Toronto dan akan berhadapan dengan Diana Sznajder. Pertandingan ini berlangsung setelah sejumlah petenis Polandia lainnya tersingkir dari kompetisi, termasuk Hubert Hurkacz yang kalah di babak 16 besar di Montreal. Hubert Hurkacz kalah dari Botic van de Zandschulp setelah memimpin di set kedua, sehingga kegagalannya dinilai karena kurangnya ketegasan di momen krusial.
Pakar tenis Dawid Olejniczak menilai bahwa Hurkacz masih kekurangan semangat dan eksekusi saat menghadapi lawan yang seharusnya bisa dikalahkan. Olejniczak menambahkan bahwa cedera yang dialami Hurkacz di Wimbledon juga berpengaruh pada performanya saat ini, dan kondisi kesehatannya menjadi spekulasi karena hanya diketahui oleh pemain, dokter, dan fisioterapisnya. Sementara itu, Kamil Majchrzak juga tersingkir lebih awal setelah kalah dari Gael Monfils.
Iga Świątek menjadi satu-satunya wakil Polandia yang tersisa di turnamen Toronto setelah Magda Linette, Magdalena Fręch, dan Maja Chwalińska gagal melaju dari babak pertama. Chwalińska, yang sempat menunjukkan performa baik di Roland Garros, dianggap belum bisa konsisten di turnamen besar, terutama karena gaya permainannya rentan menghadapi lawan dengan pukulan kuat.
Olejniczak menyatakan harapannya kepada Świątek dengan menyebut bahwa kemenangan melawan Marta Kostiuk di babak sebelumnya memberikan kesan positif, meski Świątek sempat kalah di set pertama. Ia berharap Świątek bisa mencapai final di dua turnamen berikutnya sebagai tanda konsistensi performa. Di sisi lain, Marta Kostiuk, yang tahun ini memenangkan beberapa turnamen dan mencapai semifinal Grand Slam, masih menghadapi tantangan psikologis dalam pertandingan besar, terutama dalam mengubah pengendalian emosi menjadi agresivitas yang diperlukan untuk menang. Kostiuk sendiri mengakui bahwa lawan terberatnya adalah dirinya sendiri dan belum pernah mengalahkan Arina Sabalenka dan Iga Świątek.
Kontroversi terkait performa Kostiuk muncul setelah kekalahannya dari Świątek di Toronto, di mana dia memenangkan set pertama tetapi kalah pada akhirnya. Beberapa pengamat menilai Kostiuk belum mampu memanfaatkan peluang besar seperti yang terjadi di Wimbledon, dan masih perlu meningkatkan mental bertandingnya agar bisa lebih garang di momen-momen krusial.