Ukraina Lancarkan Serangan Drone Mematikan Serang Kilang Minyak Rusia di Nizhnekamsk

Share

Serangan drone Ukraina pada Senin malam menargetkan kota industri Nizhnekamsk di Tatarstan, Rusia, sekitar 885 kilometer timur Moskow, menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai 39 lainnya, termasuk seorang anak, menurut pejabat lokal dan komite investigasi Rusia.

Serangan ini mengenai kilang minyak Taneko yang merupakan salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar dan tercanggih di Rusia, menyebabkan kebakaran besar. Ukraina secara sistematis menyerang kilang minyak Rusia untuk mengganggu pasokan bahan bakar bagi militer dan konsumen sipil, yang memicu antrean panjang di SPBU.

Walikota Nizhnekamsk menyatakan bahwa tujuh warga Uzbekistan tewas dalam serangan tersebut, dengan ratusan ribu warga Uzbekistan bekerja di Rusia. Pemerintah Kremlin telah berupaya mengatasi kelangkaan bahan bakar, meskipun tekanan terhadap pasokan masih berlangsung dan perusahaan minyak harus mengeluarkan biaya miliaran dolar untuk perbaikan.

Menurut pernyataan resmi dari Staf Umum Ukraina, selain serangan di Nizhnekamsk, pasukan Ukraina berhasil menyerang beberapa target militer utama di wilayah pendudukan sementara, termasuk unit perbaikan di Khrustalnyi dan gudang logistik serta depot artileri di Donetsk.

Ukraina juga menyerang sistem pertahanan udara Rusia S-400 Triumf dan antena pengendali drone di Krimea menggunakan drone laut Magura, dalam operasi yang dilakukan oleh unit elit Grup 13 Intelijen Pertahanan Ukraina pada awal Agustus 2026. Kerusakan militer Rusia diperkirakan mencapai puluhan juta dolar.

Sementara itu, Rusia membalas dengan menyerang infrastruktur ladang gas Bugrovátoye di provinsi Sumy, Ukraina, menggunakan drone. Kedua belah pihak terus melancarkan serangan drone dan rudal, termasuk serangan yang menargetkan kendaraan, rumah, dan pusat perbelanjaan di wilayah perbatasan dan Moskow.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: militer perang Rusia Ukraina
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author