Otorita IKN dan Pemprov Jateng Jajaki Kolaborasi Investasi Rp 208 Triliun

Share

Suntikan modal swasta yang masuk ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur telah mencatatkan angka Rp 74,54 triliun. Seperti dikutip dari Detik Finance, nilai komitmen proyek yang digarap melalui mekanisme Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) juga telah menyentuh Rp 134,22 triliun. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan kawasan IKN saat ini ditopang oleh empat pilar skema pendanaan.

Skema tersebut mencakup Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), jalur investasi swasta, skema KPBU, hingga penerimaan hibah. Guna mempercepat pengembangan kawasan, Otorita IKN terus menggalang sinergi lintas daerah, salah satunya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Langkah kolaboratif antarwilayah ini dipandang strategis untuk memperkuat fondasi IKN sebagai pusat pemerintahan baru yang inklusif serta berkelanjutan.

"Kami selalu melayani investor yang masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nantinya akan ada insentif fiskal," kata Basuki.

Peluang kemitraan yang dibuka tidak terbatas pada penyertaan modal langsung. Bentuk kerja sama strategis mencakup rantai pasok barang dan jasa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan respons positif terhadap penawaran kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa agenda pembangunan di wilayah Jawa Tengah senantiasa mengedepankan prinsip gotong royong dengan merangkul beragam pemangku kepentingan.

"Kami membangun Jawa Tengah secara kolaboratif dengan merangkul seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat," ujar Luthfi. Pernyataan tersebut disampaikan Luthfi saat melakukan audiensi langsung bersama Basuki Hadimuljono. Dalam kunjungan kerja itu, Gubernur Jawa Tengah hadir didampingi oleh jajaran Bupati dan Wakil Bupati dari seluruh wilayah Jawa Tengah.

Pertemuan tingkat tinggi ini diharapkan mampu memperkokoh integrasi ekonomi antardaerah. Selain mendorong masuknya arus investasi baru, sinergi ini ditargetkan memberi dampak ekonomi balik yang saling menguntungkan bagi Jawa Tengah maupun IKN.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author