Mahasiswa Kedokteran India Ditemukan Tewas di Rel Kereta Kota

Share

Seorang mahasiswa Bachelor of Ayurvedic Medical Science and Surgery ditemukan meninggal dunia di jalur kereta api dekat stasiun New Kota, Rajasthan, India, Sabtu (8/8/2026), yang diduga akibat tindakan bunuh diri.

Korban yang berasal dari Anta di distrik Baran tersebut merupakan mahasiswa tingkat akhir di sebuah perguruan tinggi ayurveda di Udaipur dan sedang menjalani masa magang di Kota. Kepolisian setempat langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari ruang kendali rel kereta api.

Petugas Kepolisian Kereta Api (GRP), Anil Dewal, membenarkan penemuan jasad korban yang terpotong-potong di perlintasan kereta api pada hari Sabtu tersebut, sebelum akhirnya menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga usai proses autopsi pada hari Minggu.

"Laporan mengenai jasad yang terpotong-potong di rel kereta api diterima di ruang kendali kereta api. Kami bergegas ke lokasi dan mengamankan dompet, kartu Aadhaar, serta dokumen lain milik almarhum," kata Dewal.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban diduga mengalami depresi akibat permasalahan rumah tangga. Istri korban diketahui baru saja mengajukan gugatan cerai dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

"Ini bisa menjadi faktor pemicu, tetapi kami menganggap kematian ini mencurigakan dan sedang melakukan penyelidikan menyeluruh," kata Dewal.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, masalah bermula saat sang istri meminta untuk tinggal bersama di Udaipur, namun ditolak oleh korban. Korban kemudian meminta istrinya tinggal sementara di rumah orang tuanya di Kota. Meski sempat menetap di Anta selama enam bulan, sang istri kembali ke rumah orang tuanya dan menolak untuk pulang hingga mengajukan perceraian.

Pada hari kejadian, korban diketahui turun dari becak otomatis di Stasiun New Kota dan berjalan sekitar setengah kilometer menuju perlintasan kereta api. Kepolisian Kota masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author