Kisah Maryoto, Purnawirawan TNI yang Menjadi Raja Singkong Sukabumi

Share

Di bawah naungan langit Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, hamparan hijau daun singkong membentang seluas puluhan hektar. Di tengah deretan tanaman tersebut, sosok pria separuh baya masih tampak sigap melangkah di antara galengan tanah. Pria itu adalah Maryoto, seorang purnawirawan TNI yang kini dikenal luas oleh warga sekitar sebagai 'raja singkong' dari Sukabumi. Selama tiga dekade terakhir, seragam militer yang dahulu membalut tubuhnya telah berganti dengan pakaian kerja berdebu tanah, mengomandoi perkebunan singkong seluas 52 hektar.

Transformasi perjalanan hidup Maryoto dari seorang prajurit tentara menjadi pengusaha agribisnis sukses bermula dari kejelian mata dan naluri produktifnya saat masih aktif berdinas puluhan tahun silam. Ketika masih tinggal di asrama militer, ia mendapati kenyataan bahwa sebagian besar lahan di sekeliling kompleks asrama dibiarkan terbengkalai tanpa pengelolaan yang jelas. Rasa prihatin melihat potensi tanah yang terbuang sia-sia mendorongnya untuk mengambil langkah nyata.

Melihat luasnya lahan tidur yang hanya ditumbuhi semak belukar, naluri disiplin dan kerja keras khas militer dalam diri Maryoto tergerak. Dari total 40 hektar area tanah asrama yang ada pada masa itu, baru sekitar 9 hektar yang dimanfaatkan secara aktif untuk fasilitas dinas. Selebihnya seluas 31 hektar dibiarkan menganggur tanpa memberikan dampak ekonomi apa pun bagi lingkungan sekitarnya.

Tanpa ragu, Maryoto meminta izin untuk menggarap lahan terbengkalai tersebut. Ia memegang cangkul dan mengolah tanah itu secara mandiri sebagai langkah awal eksperimen bertaninya di sela-sela rutinitas kedinasan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author