Apple Incar CXMT untuk Pasokan DRAM iPhone 18

Share

Upaya mengamankan pasokan komponen untuk lini perangkat terbarunya menemui kendala. Seperti dilansir dari Gadget, Apple dikabarkan menghadapi kesulitan pasokan DRAM untuk iPhone 18, sehingga mencoba mencari tambahan dari produsen memori asal China, CXMT. Langkah tersebut memicu tantangan tersendiri bagi Apple.

CXMT tercatat masuk dalam daftar hitam pemerintah Amerika Serikat, yang memerlukan izin khusus untuk melakukan transaksi bisnis. Laporan dari newsletter Culpium karya Tim Culpan menyebutkan peluncuran iPhone 18 diperkirakan tinggal enam minggu lagi. Situasi ini memaksa Apple bersama para perakitnya bergerak cepat demi mengamankan ketersediaan RAM.

Saat ini Micron masih memegang peranan sebagai pemasok utama untuk produk-produk Apple. Selain itu, Samsung dan SK hynix turut memproduksi komponen memori guna memenuhi kebutuhan raksasa teknologi tersebut.

Tingginya permintaan pasar membuat kapasitas produksi dari tiga pemasok utama belum mencukupi. Hal ini yang mendorong Apple melirik CXMT sebagai sumber alternatif cadangan. Meskipun bersedia menyuplai LPDDR5X, CXMT menolak permintaan diskon harga dari Apple. Produsen China itu menetapkan harga yang setara dengan penawaran Micron, SK hynix, maupun Samsung.

Posisi tawar CXMT tergolong kuat karena sebagian besar kapasitas produksinya telah dipesan produsen seperti Xiaomi dan Huawei. Perusahaan AI, hyperscaler, serta penyedia layanan cloud di China juga saling berebut pasokan memori. Kondisi tersebut membuat CXMT tidak lagi memosisikan diri sebagai alternatif pemasok komponen murah. Apple kini harus menyelesaikan dua tantangan sekaligus: mengurus izin dari pemerintah AS serta menyetujui harga pasokan tanpa potongan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author