Microsoft Rugi Rp 2,7 Juta Setiap Penjualan Konsol Xbox Series

Share

Penjualan konsol permainan belum mampu memberikan keuntungan langsung bagi Microsoft. Perusahaan raksasa teknologi tersebut justru harus menanggung kerugian sebesar USD 150 atau sekitar Rp 2,7 juta untuk setiap unit Xbox Series X maupun Xbox Series S yang terjual. Kondisi ini dialami Microsoft meskipun penyesuaian harga perangkat telah diberlakukan.

Varian Xbox Series X paling terjangkau saat ini dibanderol sebesar USD 599,99 di pasaran, mencakup tipe edisi disk maupun versi digital. Kenaikan komponen RAM menjadi faktor utama pemicu tingginya biaya produksi konsol gaming tersebut. Menurut laporan Windows Central yang dikutip dari Detik iNET, masalah rantai pasok komponen ini diprediksi masih berlangsung sehingga potensi kerugian dari penjualan perangkat akan terus berlanjut.

Tekanan di sektor perangkat keras ini berimbas langsung pada kinerja finansial divisi gaming. Pemasukan dari sektor konten dan layanan Xbox mengalami penurunan sebesar 10% pada kuartal keempat, sementara penjualan unit konsol Xbox merosot hingga 13%.

Di saat bersamaan, beban operasional perusahaan melonjak sebesar 8%. Laporan keuangan Microsoft untuk keseluruhan tahun fiskal mencatatkan penurunan total pendapatan Xbox sebesar USD 1,7 miliar atau setara 7%. Pertumbuhan platform Game Pass sebenarnya sempat membantu menahan laju penurunan performa tahunan. Meski demikian, tekanan berat dari penurunan penjualan perangkat keras yang mencapai 29% tetap berdampak signifikan pada operasional perusahaan.

Dampak dari defisit finansial ini memicu efisiensi secara masif di internal Xbox. Kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) harus diterapkan kepada sekitar 1.600 karyawan yang dampaknya masih berlangsung dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author