Brigjen Nariyana Dipromosikan Memimpin RS Bhayangkara Polri
Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri resmi dipimpin oleh Brigjen Pol Nariyana untuk menggantikan Irjen Pol Prima Heru Yulihartono yang memasuki masa purna tugas. Keputusan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bertanggal 31 Juli 2026.
Pengangkatan Nariyana, yang sebelumnya menjabat Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Tingkat II Pusdokkes Polri, merupakan bagian dari pergeseran posisi 146 perwira tinggi dan menengah oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Penataan internal Pusdokkes Polri ini juga menempatkan Kombes Pol Freddy Worang Johanes sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama, sementara posisi Karodokpol Pusdokkes Polri kini diisi oleh Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti.
Secara keseluruhan, rotasi jabatan tersebut tercantum dalam ST/1584/VII/KEP/2026 yang mencakup 119 personel serta ST/1585/VII/KEP/2026 sebanyak 27 personel, dengan total 22 perwira di antaranya telah memasuki masa pensiun.
Kadiv Humas Polri Irjen{ "title": "RS Bhayangkara Polri Resmi Dipimpin Brigjen Nariyana", "title_slug": "rs-bhayangkara-polri-dipimpin-brigjen-nariyana", "description": "Brigjen Pol Nariyana resmi menjabat Kepala RS Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri menggantikan Irjen Pol Prima Heru Yulihartono.", "keywords": "Brigjen Nariyana, RS Bhayangkara, Pusdokkes Polri, Mutasi Polri, Listyo Sigit Prabowo", "category_id": "1", "tags": "Pusdokkes Polri, RS Bhayangkara, Mutasi Polri", "thumbnail": "Gedung Rumah Sakit Bhayangkara Polri", "content": "
Posisi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri resmi berganti dari Irjen Pol Prima Heru Yulihartono yang telah memasuki masa pensiun kepada Brigjen Pol Nariyana. Perubahan kepemimpinan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bertanggal 31 Juli 2026.
Pengangkatan Brigjen Pol Nariyana, yang sebelumnya menjabat sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Tingkat II Pusdokkes Polri, merupakan bagian dari skema pergeseran posisi terhadap 146 perwira tinggi dan menengah oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Rotasi ini tertuang dalam dua Surat Telegram, yakni ST/1584/VII/KEP/2026 yang mencakup 119 personel dan ST/1585/VII/KEP/2026 untuk 27 personel, dengan 22 orang di antaranya memasuki purna tugas.
Selain Nariyana, perombakan di jajaran Pusdokkes Polri menempatkan Kombes Pol Freddy Worang Johanes sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama dan Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti yang diangkat sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri. Penataan jabatan turut menjangkau empat perwira tinggi berpangkat Brigjen di Baintelkam Polri, serta penyesuaian di Lemdiklat, Baharkam, dan Stamaops Polri.
Langkah pergeseran sejumlah posisi strategis ini mendapat pengetesan dari Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir mengenai tujuan penyegaran struktur internal.
"Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal," ujar Johnny Edison Isir.
Proses transisi kepemimpinan di lingkungan Pusdokkes Polri tersebut ditandai dengan menggelar acara pisah sambut pejabat utama yang dilaksanakan pada 5 Agustus 2026.