Ridho Illahi Bantah Tuduhan Doxing dan Laporkan Balik H Ke Polisi

Share

Aktor Ridho Illahi dan istrinya, Anindya Caroline, membantah tuduhan penyebaran data pribadi (doxing) yang dilaporkan oleh Herlina Permanasari alias H ke Polda Metro Jaya, sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Lewat kuasa hukumnya, pihak Ridho menegaskan bahwa mereka justru merupakan korban dari kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp50 juta yang diduga dilakukan oleh H.

Kuasa hukum Ridho, Deddy DJ, menyatakan pelapor telah memutarbalikkan fakta terkait perkara bisnis yang memicu perselisihan ini.

"Saya ditunjuk sebagai kuasa hukumnya Mas Ridho Illahi dalam konteks ya, bahwa beliau ini adalah korban. Korban dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh inisial H. Ya, jadi jangan memutarbalikkan fakta, H!

Jangan memutarbalikkan fakta. Pokok perkara ini adalah bagaimana Mas Ridho Illahi ini ditipu, ya patut diduga ditipu, Anda tipu, Anda gelapin uangnya. Kok Anda malah memutarbalikkan fakta, meminta dukungan netizen seolah-olah Anda terzalimi, Anda difitnah, Anda dicemarkan nama baiknya?" kata Deddy DJ.

Pihak Ridho pun telah menempuh jalur hukum secara resmi dengan membuat laporan pidana atas dugaan penipuan dan penggelapan tersebut pada 18 Juli 2026 lalu di Polres Bogor Kabupaten.

"Makanya kita tidak usah melebar, bahwa dalam kesempatan ini saya mau menyampaikan apa yang tadi dijelaskan sama Mas Ridho Illahi bahwa beliau adalah menjadi korban dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh inisial H. Ya yang terjadi adalah di wilayah Cibubur, wilayah Polres Bogor Kabupaten. Dan kita sudah membuat laporan, ya.

Kita sudah membuat laporan tertanggal 18 Juli 2026. Sudah kita laporkan," ujar Deddy DJ.

Ridho mengaku awalnya berniat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Namun, ia merasa gusar karena pihak pelapor terkesan meremehkan nominal kerugian finansial yang ia alami.

Dampak dari kasus tersebut dinilai sangat fatal bagi keluarga Ridho, terutama bagi kondisi kesehatan fisik dan mental sang istri yang sedang hamil lima bulan.

"Kemarin lawyernya atau dia aku nggak tahu bikin statement Rp 50 (juta) itu kecil. Tapi Rp 50 juta itu membuat istri aku yang lagi hamil 5 bulan masuk rumah sakit dua kali. Ya, ini yang nggak pernah aku ceritain.

Aku nahan, nahan. Aku nahan karena aku tahu dia ini sudah nggak ada suami dan ngidupin anaknya, maka aku nggak up ke media," kata Ridho Illahi.

Aktor tersebut kemudian mempertanyakan respons serta sikap yang ditunjukkan oleh pihak terlapor setelah upaya musyawarah yang ia tawarkan tidak diindahkan.

"Karena aku ingin menyelesaikan ini secara musyawarah. Tapi yang aku terima, entar sok kok ini orang ngentengin, apa ada seseorang di belakangnya atau ada sindikat kah?" ujar Ridho Illahi.

Langkah membawa masalah ini ke media diambil Ridho agar tidak timbul korban-korban baru lainnya di masa mendatang, sekaligus memohon penyidik kepolisian untuk mengusut tuntas perkara ini.

"Akhirnya sekarang aku ngomong. Kenapa aku up ke media? Biar nggak ada lagi korban selanjutnya.

Dan aku mohon kepada Bapak Kapolres, penyidik, untuk menyelidiki ini. Karena mungkin takutnya ada orang yang berinvestasi dengan uang pas-pasan, uang yang siapa sih yang nggak pengin memutar uang untuk kebahagiaan anak dan istrinya? Di sini aku bukan sebagai Ridho selebritis atau aktor, tapi aku sebagai seorang suami yang aku minta uang untuk yang istri aku saja sampai masuk rumah sakit," tutur Ridho Illahi.

Ridho membeberkan kekecewaannya mendalam melihat kondisi sang istri yang jatuh sakit di tengah kehamilan, sementara pihak terlapor dinilai tetap menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial.

"Kasihan kamu sayang, kamu syuting dari pagi sampai malam. Kok dia (H) enak-enakan, di story-nya hedon, main golf apalah. Gitu saja," kata Ridho Illahi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author