Penjual Gado-Gado Khas Indonesia Buka Lapak di Jabal Khandamah Makkah
Penjual gado-gado khas Indonesia asal Madura membuka lapak di Jabal Khandamah, area perbukitan di Makkah, melayani warga diaspora Indonesia yang ingin menikmati makanan tradisional, menurut laporan dari Detik Food.
Lapak gado-gado ini sederhana hanya berupa meja, tetapi menarik perhatian banyak pengunjung. Seporsi gado-gado dijual dengan harga 10 Riyal (sekitar Rp 47.425) dengan porsi yang cukup mengenyangkan, lengkap dengan lontong, sayuran rebus, dan sambal kacang yang bisa disesuaikan tingkat kepedasannya.
Penjual yang berasal dari Sampang, Madura, mengaku berjualan sore hari di Jabal Khandamah dan pagi hari di Arafat. "Dari Sampang, Madura. Keluarga saya semua di Indonesia," ujar sang penjual gado-gado.
Selain gado-gado, di lokasi yang sama juga terdapat penjual makanan Indonesia lainnya, seperti bakso dan mie ayam milik Mas Yadi, serta penjual camilan yang menawarkan es buah segar dan gorengan seharga 5 Riyal (sekitar Rp 23.712).
Pengunjung lapak tersebut mayoritas adalah orang Indonesia yang datang untuk menikmati hidangan khas Nusantara. "Orang Indo semua yang datang guys," kata Fadhil Raihan, seorang traveller yang membagikan keberadaan lapak tersebut melalui akun TikTok @fadhilraihannn.
Fadhil juga mengingatkan agar pengunjung membawa uang tunai karena pembayaran dengan kartu tidak tersedia di lokasi tersebut. "Kalau datang ke sini jangan lupa siapkan uang tunai, karena di sini nggak bisa gesek-gesek," pungkasnya.