Banjir di Kampung Bulak Barat Depok Surut Setelah Normalisasi Sungai

Share

Banjir yang terjadi di Jalan Kampung Bulak Barat, Cipayung, Depok, akhirnya surut setelah berbulan-bulan menggenangi wilayah tersebut, dilansir dari Detikcom. Surutnya banjir ini terjadi berkat normalisasi sungai dan pengerukan yang dilakukan di lokasi.

Ketua RT 04/RW 08 Bulak Barat, Effendi, mengatakan pada Senin (10/8/2026) banjir sudah tidak menggenangi jalan, namun jembatan belum bisa dilintasi karena kondisi yang berlumpur akibat pengerukan.

"Alhamdulilah udah surut. Masalah jembatan belum bisa (dilewati) tapi sedang ada pengerukan. Masih banyak lumpur.

Mungkin seminggu ke depan bisa kayaknya (dilintasi). Sekarang kalinya udah mulai surut," ujar Effendi.

Effendi menjelaskan banjir surut setelah dilakukan normalisasi sungai. Warga merasa bersyukur karena jalan yang sempat tertutup banjir selama berbulan-bulan kini bisa dilewati kembali.

"Iya surut semenjak normalisasi sungai. Saya bersyukur sekali adanya normalisasi kali agar dua kelurahan antara Cipayung dan Kelurahan Pasir Putih jalan tidak terputus. Supaya masyarakat bisa melewati seperti biasa," ucapnya.

Foto yang diterima dari Detikcom menunjukkan kondisi banjir yang sudah surut, meski akses jembatan masih berlumpur. Alat berat masih berada di lokasi untuk pengerukan.

Banjir yang menggenangi Kampung Bulak Barat selama berbulan-bulan membuat wilayah tersebut seolah menjadi 'kampung mati'. Wali Kota Depok, Supian Suri, menyatakan akan membangun jembatan baru sebagai solusi jangka pendek.

Supian juga meminta maaf kepada warga atas banjir yang telah berlangsung bertahun-tahun dan menyatakan bahwa penyelesaian masalah sampah menjadi prioritas utama.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kampung Benda yang beberapa kali sering ngerasain kebanjiran. Masalah ini sudah bertahun-tahun, jadi pertama saya harus menyelesaikan masalah sampah utamanya dulu," ujar Supian.

Menurutnya, pada awal 2028 sampah di Depok akan dikelola menjadi energi listrik. Untuk jangka pendek, Pemkot Depok akan melakukan pengerukan sungai dan revitalisasi jembatan yang ada.

"Insyaallah di awal tahun 2028, mohon doanya proses ini berjalan cepat, sampah di Depok akan dikelola menjadi energi listrik. Jangka pendeknya dan waktu dekatnya apa yang mau kita lakuin? Saya barusan sudah minta Kadis PU untuk ngeruk ini kali kita. Tahun ini juga harus diberesin, jembatannya dinaikin," kata Supian.

Wali Kota Depok menegaskan komitmennya untuk memenuhi harapan warga, khususnya di Kampung Benda dan Pasir Putih, yang juga terdampak banjir di beberapa wilayah RW.

"Ya, itu yang menjadi ikhtiar kita, upaya kita. Tapi sekali lagi saya berkomitmen untuk menjawab harapan-harapan warga khususnya Kampung Benda, termasuk juga Pasir Putih kemarin juga kita sudah tengok, termasuk juga wilayah RW 7 di atas ini ya, yang juga kerendam juga kalau airnya lagi ngeluap," tambahnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author