Survei IPO Catat Kinerja Presiden Prabowo Raih Kepuasan Publik 63 Persen
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menembus angka 63 persen berdasarkan hasil survei nasional terbaru Indonesia Political Opinion yang dirilis pada Minggu (9/8/2026). Hasil survei tersebut mencatat sebanyak 57 persen responden menyatakan puas dan 6 persen sangat puas, sementara 30 persen mengaku tidak puas, 5 persen sangat tidak puas, serta 2 persen tidak memberikan jawaban. Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah, menjelaskan bahwa angka tersebut menandakan persepsi masyarakat terhadap kerja pemerintah masih berada dalam kondisi yang relatif stabil.
"Tingkat kepuasan pada pemerintah berada situasi stabil, masih didominasi tingkat kepuasan dibanding yang tidak, ini indikasi jika mayoritas masyarakat masih melihat upaya pemerintah bekerja dalam koridor yang benar," kata Dedi Kurnia Syah, Direktur Eksekutif IPO.
Riset IPO tersebut juga memotret sejumlah pendorong utama kepuasan warga, seperti Program Makan Bergizi Gratis sebesar 15,7 persen, keaktifan memberantas korupsi 12,5 persen, penyaluran bantuan sosial 11 persen, serta manfaat langsung program kerja 7,2 persen. Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menegaskan bahwa hasil riset ini membuktikan klaim kinerja pemerintah bernilai baik bukan merupakan pernyataan sepihak, melainkan cerminan evaluasi obyektif masyarakat.
"Ini bukti nyata bahwa arah kebijakan pemerintah berada di jalur yang benar (on the right track)," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra. Ia memaparkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat lewat kebijakan penahanan harga bahan bakar minyak bersubsidi di tengah tekanan gejolak ekonomi global.
"Kami melihat di tengah gejolak perekonomian global yang membuat banyak negara menaikkan harga energi, pemerintah berhasil menjaga stabilitas ekonomi estetika domestik. BBM bersubsidi tidak dinaikkan demi menjaga daya beli rakyat dan mencegah inflasi," kata Sugiat Santoso, Wakil Ketua Komisi XIII DPR. Dalam sektor pengelolaan BUMN dan investasi, Sugiat menyoroti lonjakan capaian finansial Badan Pengelola Investasi Danantara yang tumbuh pesat untuk mencegah potensi keborosan anggaran. "Kehadiran Badan Pengelola Investasi Danantara dalam satu tahun terakhir menunjukkan lompatan kinerja finansial yang sangat signifikan yaitu meningkat hingga 300–400 persen," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra.
Sektor konektivitas daerah juga menjadi fokus lewat pembangunan fisik skala mikro berupa hampir 2.500 jembatan desa guna membantu kelancaran distribusi hasil tani dan akses pendidikan anak sekolah.
"Pemerintah tidak hanya fokus pada proyek megastruktur, tetapi juga pada infrastruktur mikro yang berdampak langsung pada kehidupan harian warga. Pembangunan mendekati 2.500 jembatan desa di seluruh Indonesia adalah respons cepat pemerintah terhadap konektivitas wilayah, distribusi hasil tani, dan mobilitas anak-anak sekolah di daerah pelosok," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra. Sugiat menambahkan, pemerintah turut memperkuat sektor pertanian dan efisiensi rantai pasok pangan melalui peta kerja Koperasi Desa Merah Putih, serta instruksi pemangkasan perjalanan dinas luar negeri demi penghematan anggaran. "Di saat berbagai negara menghadapi ancaman ketahanan pangan akibat disrupsi rantai pasok global dan perubahan iklim, Indonesia mampu menjaga pasokan bahan pokok tetap aman dan stabil," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra.
Meskipun menorehkan capaian positif, Sugiat menegaskan bahwa seluruh jajaran kabinet tetap dituntut untuk responsif terhadap masukan masyarakat demi memastikan efektivitas program prorakyat.
"Pemerintah tetap terbuka terhadap masukan, kritik, serta pengawasan publik demi memastikan seluruh program prorakyat berjalan tepat sasaran hingga akhir periode," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra. Pemerintah juga berfokus mengatasi masalah sistemik dan memastikan pengalokasian dana negara berjalan efektif untuk penguatan gizi anak serta pendidikan tanpa terganggu dinamika politik.
"Presiden Prabowo juga tidak pernah menutup-nutupi penyakit sistemik negara. Beliau mendiagnosisnya dan langsung mengoperasinya," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra. Sugiat menambahkan penanganan tersebut dilakukan secara terbuka guna memperbaiki tata kelola BUMN.
"Keberanian mengakui potensi kebocoran anggaran dan pembenahan di tubuh BUMN bukanlah kelemahan, melainkan bentuk transparansi," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra. Langkah penguncian anggaran dilakukan agar pemanfaatan keuangan publik langsung menyasar sektor mendasar. "Melainkan menguncinya rapat-rapat untuk membiayai program strategis seperti gizi anak dan pendidikan," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra.
Stabilitas politik dan soliditas kabinet selama dua tahun terakhir dinilai menjadi kunci utama kelancaran pelaksanaan seluruh kebijakan pemerintah.
"Dua tahun ini membuktikan, ketika para pemimpin bangsa bersatu dan membuang ego politik, yang diuntungkan adalah rakyat. Keberhasilan menjalankan program-program lintas sektor dalam dua tahun terakhir adalah buah dari stabilitas politik dan soliditas tim kabinet," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra. Sugiat menyebut harmonisasi antar-lembaga membuat program strategis dapat direalisasikan secara maksimal. "Tanpa gaduh politik yang tidak perlu," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra.
Seluruh program jangka panjang ini dirancang sebagai investasi keberlanjutan sektor energi, pangan, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia mendatang.
"Pemerintah tidak berpikir sebatas siklus pemilu lima tahunan, tetapi berpikir untuk keberlangsungan generasi mendatang," kata Sugiat Santoso, Juru Bicara Partai Gerindra.