Jessie Cave Raih Pendapatan OnlyFans Melebihi Karir Aktingnya

Share

Aktris pemeran Lavender Brown dalam seri film Harry Potter, Jessie Cave, meraup pendapatan dari platform OnlyFans yang melampaui seluruh hasil karir aktingnya selama hampir dua dekade. Keputusan bergabung dengan platform tersebut diambil akibat tekanan finansial dan kebutuhan menafkahi empat anaknya.

Cave memungut biaya langganan sebesar 6 dolar AS per bulan untuk konten khusus rambut tanpa unsur seksual implisit. Ia pertama kali mempublikasikan akun tersebut pada Maret 2025 dengan penghasilan mencapai sekitar 20.000 dolar AS atau 15.000 poundsterling hanya dalam satu hari.

Aktris berusia 39 tahun ini menegaskan keputusan tersebut diambil saat ia berada dalam kondisi keputusasaan akibat penolakan audisi dan beban biaya hidup bersama tunangannya, Alfie Brown.

"Saya pikir saya akan menghasilkan lima ribu, bertahan selama beberapa bulan dan itu akan memberi saya waktu untuk memikirkan apa yang akan kami lakukan," kata Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Ia merencanakan platform tersebut hanya sebagai jalan keluar sementara dari krisis keuangan rumah tangganya.

"Tetapi sekarang sudah lebih dari satu setengah tahun, dan itu benar-benar menyelamatkan hidup kami," ujar Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Cave mengungkapkan keterbatasan pilihan pekerjaan lain yang relevan untuk menopang kebutuhan keluarga dan biaya perawatan anak.

"Saya tidak bisa pergi dan, katakanlah, bekerja di supermarket karena saya tidak mampu membayar biaya perawatan anak, dan juga, saya tidak ingin orang-orang meneriaki mantra Harry Potter kepada saya saat saya bekerja di Tesco," kata Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Sebelum memanfaatkan platform tersebut, ia sempat mengalami tekanan mental hebat akibat masalah finansial yang membelenggunya.

"Saya bisa berprestasi lagi, tetapi saya tidak mampu membayar biaya gelar sarjana. Saya mengalami tekanan mental, dan saya berpikir, 'Cukup sudah dengan akting, saya menyerah.' Tapi, juga, kami tidak punya uang," ujar Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Dalam pembuatan kontennya, Cave menetapkan aturan khusus agar fokus utama tetap pada rambutnya tanpa menampilkan foto busana terbuka.

"Rambut adalah karakter utamanya," kata Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Ia juga membeberkan dinamika platform yang ia gunakan serta persepsi publik terhadap penampilannya selama ini.

"Dan ya, [OnlyFans] sebagian besar berisi konten dewasa. Tetapi ada video memasak, pembacaan tarot, pelatihan pribadi — semuanya dilakukan dengan sentuhan seksi," ujar Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Kehadiran di platform tersebut memberikan dorongan kepercayaan diri baru bagi dirinya setelah menjadi seorang ibu.

"Ini tentang menginginkan semacam perhatian. … Saya memakai kaus longgar di atas panggung. Saya tidak pernah mengunggah foto berbikini. Saya memakai kacamata besar.

Selama ini saya hanya menjadi sosok yang aneh. Setelah memiliki empat anak dan merasa tidak terlihat sekian lama, hal itu sangat menarik bagi saya," kata Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Cave memprediksi tren perpindahan platform ini akan diikuti oleh pekerja seni lainnya untuk bertahan hidup.

"Platform lain untuk menghasilkan uang ketika mereka sedang tidak menjadi seorang seniman," ujar Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Ia merinci target awal finansial yang ingin dicapai melalui platform tersebut saat pertama kali membukanya.

"Saya akan mencoba selama satu tahun," kata Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Tujuan utamanya berkisar pada perbaikan tempat tinggal hingga pelunasan beban utang keluarga.

"Tujuan saya? Untuk membuat rumah aman, menutup wallpaper beracun arsenic/timbal, membangun atap baru dll. Tujuan saya?

Untuk keluar dari utang. Tujuan saya? Untuk memberdayakan diri sendiri?

Untuk membuktikan kepada mereka di masa lalu yang menilai saya salah bahwa saya tidak semanis itu? Untuk mencurahkan waktu pada sesuatu yang tidak pernah saya investasikan sebelumnya: mencintai diri sendiri," ujar Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Aktris yang pernah membintangi serial Black Mirror ini mengakui penghasilannya telah jauh melampaui hasil kerja seni peran selama ini.

"Saya telah menghasilkan lebih banyak, dengan mudah, daripada seluruh karir akting saya dalam satu tahun," kata Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Meskipun berhasil secara finansial, Cave mengakui adanya dilema moral dan keterbatasan dalam memproduksi konten tanpa busana.

"Hampir tidak ada waktu" ujar Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Ia menegaskan pendiriannya untuk tidak tampil tanpa busana di halaman akun pribadinya.

"Tidak akan bertelanjang dada," kata Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Cave menyadari konsekuensi dari pilihan konten yang ia batasi terhadap kelangsungan penghasilannya.

"Saya tidak tahu berapa lama saya bisa bertahan jika saya tidak mulai memberi lebih banyak," ujar Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Ia mengekspresikan perasaannya yang kontradiktif terkait aktivitas pembuatan konten harian.

"Intinya adalah saya tidak mampu untuk berhenti dan saya cukup menikmati sebagian besar darinya. Ada banyak hal yang tidak saya nikmati juga," kata Jessie Cave, aktris film Harry Potter.

Dampak dari aktivitas OnlyFans tersebut membuat Cave sempat ditolak hadir dalam konvensi penggemar Harry Potter karena dianggap berasosiasi dengan platform dewasa. Penolakan itu disampaikan pihak penyelenggara dengan alasan konvensi merupakan acara keluarga, meski Cave menegaskan kontennya hanya sebatas memamerkan rambut tanpa adegan vulgar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author