IAPVC 2026 Gelar Kompetisi Fotografi Satwa di Taman Safari Bogor
Roadshow International Animal Photography and Video Contest (IAPVC) 2026 diadakan di Taman Safari Indonesia Bogor pada Sabtu, 8 Agustus 2026, diikuti oleh sekitar 300 fotografer dari berbagai daerah.
Acara dimulai dengan Photo Hunting Safari Journey sejak pukul 06.30 WIB, di mana peserta diajak mengabadikan aktivitas satwa di pagi hari sekaligus menjelajah berbagai sudut taman.
Direktur Pemasaran Taman Safari Indonesia, Hans Manansang, membuka acara secara resmi dan berharap IAPVC menjadi wadah kolaborasi sekaligus mengenalkan kekayaan alam dan budaya Indonesia melalui fotografi.
"Kami berharap melalui acara ini kita bisa terus berkolaborasi melahirkan karya-karya inspiratif yang mengenalkan kebudayaan dan kekayaan Indonesia kepada dunia," ujar Hans Manansang.
Setelah pembukaan, peserta mengikuti workshop fotografi bersama fotografer profesional Alfin Tofler dan Pemimpin Redaksi National Geographic Indonesia, Didi Kasim, yang membagikan teknik memotret satwa liar termasuk penguasaan komposisi dan menangkap momen tepat.
Sesi photo hunting di area Riverside Taman Safari menghadirkan model dan beragam satwa seperti gajah Sumatera, burung kakaktua jambul kuning, elang Jawa, green-winged macaw, dan ular sanca.
Dalam beberapa sesi, satwa berinteraksi dengan model untuk memberikan pilihan komposisi foto menarik. Ular sanca bahkan sempat dipakai model untuk menciptakan momen unik yang diabadikan peserta.
Para fotografer berlomba mengabadikan momen dari berbagai sudut terbaik.
Setelah sesi photo hunting selesai, peserta langsung menyerahkan hasil karya mereka untuk dinilai oleh juri yaitu Alfin Tofler, Didi Kasim, dan Martha Suherman.
Dari seluruh karya yang masuk, dipilih 10 foto terbaik sebelum ditentukan tiga pemenang utama. Juara pertama diraih Ares Jonekson, diikuti Try Sugiarto sebagai juara kedua, dan Risca Fizria sebagai juara ketiga.
Roadshow di Taman Safari Indonesia Bogor adalah bagian dari rangkaian photo rally IAPVC 2026. Kompetisi masih berlangsung dengan proses pengumpulan karya dan penjurian seluruh kategori yang dijadwalkan sampai Oktober 2026, memberi kesempatan lebih banyak fotografer untuk ikut bersaing.