Kanker Prostat Joe Biden Menyebar hingga ke Tulang

Share

Mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengalami penyebaran sel kanker prostat hingga ke tulang meskipun telah menjalani serangkaian pengobatan. Kondisi kesehatan Biden tersebut dikonfirmasi oleh sang anak, Hunter Biden, seperti dilansir dari Detikcom pada Minggu (9/8/2026). Biden pertama kali terdiagnosis mengidap kanker prostat tingkat agresif dengan skor Gleason 9 pada Mei 2025.

Sistem penilaian medis tersebut menunjukkan tingkat keparahan sel kanker yang tergolong sangat tinggi pada skala 6 hingga 10. Kondisi medis Biden saat ini disampaikan oleh Hunter Biden dalam sebuah wawancara khusus dengan media internasional BBC.

"Kankernya telah menyebar, mengalami metastasis ke tulang-tulangnya dan bagian tubuh lainnya," kata Hunter Biden, Anak Joe Biden.

Hunter mengungkapkan bahwa sang ayah tetap berusaha menjalankan berbagai aktivitas harian di tengah kondisi fisik yang kian melemah dan rasa sakit yang dialaminya. "Rasanya sangat menyakitkan dan sangat melemahkan dalam banyak hal, namun ia tetap beraktivitas. Ia tetap menjalani kegiatannya… ia sangat meyakini negara ini," kata Hunter Biden, Anak Joe Biden.

Dalam kesempatan wawancara tersebut, Hunter tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya saat membeberkan keprihatinannya atas kondisi orang tuanya. "Sungguh sangat berat dan sangat menyedicam melihat kondisinya," kata Hunter Biden, Anak Joe Biden.

Sebelumnya, diagnosis kesehatan Biden sempat memicu berbagai tanggapan dari sejumlah tokoh politik Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump. "Melania dan saya bersedih mendengar tentang diagnosis medis terbaru Joe Biden," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat. Trump turut menyampaikan doa serta harapan bagi kesembuhan Biden dan memberi dukungan kepada keluarga mantan presiden tersebut.

"Kami menyampaikan harapan terhangat dan terbaik hami kepada Jill dan keluarga, dan kami mendoakan Joe untuk pemulihan yang cepat dan sukses," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Sehari setelah menyampaikan pernyataan simpati tersebut, Trump melontarkan spekulasi terkait keterbukaan informasi publik mengenai kondisi kesehatan Biden saat ditemui wartawan di Ruang Oval Gedung Putih. "Saya terkejut bahwa publik tidak diberitahu sejak lama," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat. Merespons spekulasi yang berkembang, pihak juru bicara Joe Biden memberikan klarifikasi resmi mengenai riwayat medis dan pemeriksaan kesehatan yang pernah dijalani Biden.

"Tes postate-specific antigen (PSA) terakhir Presiden Biden yang diketahui adalah pada tahun 2014," kata Juru Bicara Joe Biden, Juru Bicara.

Pihak juru bicara menegaskan bahwa mantan presiden tersebut tidak pernah menerima diagnosis kanker prostat sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi pada pekan sebelumnya. "Sebelum hari Jumat, Presiden Biden tidak pernah didiagnosis menderita kanker prostat," kata Juru Bicara Joe Biden, Juru Bicara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author