6 Makanan Fermentasi yang Bagus untuk Kesehatan Otak
Published
·
3 Reads
Makanan fermentasi tak hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga dapat mendukung kesehatan otak serta fungsi kognitif melalui jalur komunikasi gut-brain axis. Dilansir dari Eating Well, berikut adalah enam makanan fermentasi yang direkomendasikan oleh ahli diet untuk menjaga kesehatan otak.
- Yogurt — Kaya akan probiotik yang membantu menjaga mikrobioma usus, mendukung produksi neurotransmiter, mengurangi peradangan, serta menyediakan nutrisi penting untuk otak. Kombinasi yogurt Yunani dengan madu juga dapat membantu meningkatkan bakteri baik di usus.
- Kimchi — Makanan khas Korea berbahan dasar sayuran ini mengandung probiotik yang berpotensi meningkatkan fungsi kognitif, memberikan perlindungan saraf dari risiko penyakit Alzheimer dan demensia, serta kaya vitamin K dan vitamin C.
- Kombucha — Minuman teh fermentasi berkarbonasi ini kaya akan probiotik dan polifenol yang dapat menambah keragaman bakteri usus, mengurangi peradangan, menurunkan stres oksidatif, serta membantu meredakan kecemasan dan depresi.
- Miso — Pasta kedelai fermentasi khas Jepang ini mengandung probiotik, folat, niasin, kolin, dan isoflavon yang berperan dalam menurunkan risiko penurunan kognitif, meningkatkan performa memori, serta mengurangi peradangan otak.
- Tempe — Makanan berbahan kedelai utuh ini merupakan sumber protein nabati yang mengandung probiotik dan senyawa bioaktif seperti asetilkolin, yang bermanfaat mendukung gut-brain axis serta meningkatkan daya ingat dan fungsi memori.
- Kefir — Minuman kaya kultur probiotik hidup dari fermentasi susu atau air ini terbukti dapat meningkatkan memori relasional jika dikonsumsi rutin satu cangkir sehari selama empat minggu, sekaligus menambah jumlah bakteri Lactobacillus di usus.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author