Julian Brandt Puji Pelatih PSV Peter Bosz Jelang Laga Eredivisie
Pemain baru Ajax, Julian Brandt, menyampaikan pujian tinggi kepada pelatih PSV Eindhoven, Peter Bosz, usai kemenangan 2-0 timnya atas PEC Zwolle di Eredivisie pada Minggu (9/8/2026). Kontak dekat tetap terjalin di antara keduanya meski kini mereka menjadi rival di Liga Belanda.
Brandt dan Bosz sebelumnya pernah bekerja sama saat masih membela klub Jerman, Bayer Leverkusen. Mantan pemain Borussia Dortmund itu mengaku mengagumi filosofi sepak bola yang diusung oleh sang juru taktik.
"Saya pernah bermain di bawah Peter Bosz di Bayer Leverkusen dan saya sangat menghargainya. Saya suka gayanya," kata Brandt, Gelandang Ajax.
Komunikasi di antara mereka terus terjaga meskipun kedua pihak telah berpindah tim. Pemain berusia 28 tahun itu menyebut bahwa hubungan baik terus berlangsung tanpa terputus.
"Sejak saat itu kami setidaknya selalu berhubungan setiap tahun, termasuk ketika Peter berada di Lyon misalnya. Dia orang yang sangat baik, tetapi juga pelatih yang menuntut," kata Brandt, Gelandang Ajax.
Brandt menegaskan dirinya tidak meminta nasihat dari Bosz mengenai sepak bola Belanda atau Ajax sebelum memutuskan untuk berlabuh di Amsterdam. Ia menilai pertimbangan dari Jordi dan Míchel sudah cukup bagi dirinya untuk mengambil keputusan.
"Tidak, saya tidak berbicara dengannya sebelum saya bergabung dengan Ajax," kata Brandt, Gelandang Ajax.
Ia membeberkan bahwa dirinya merasa tidak etis untuk meminta saran kepada pihak lawan ketika berada dalam situasi persaingan klub.
"Tetapi tentu saja saya tidak bertanya kepadanya tentang liga Belanda, atau tentang Ajax. Ketika Anda menjadi rival, sangat aneh jika mulai saling meminta saran," kata Brandt, Gelandang Ajax.
Menurutnya, tidak ada rivalitas pribadi maupun rasa permusuhan menjelang pertemuan kedua klub. Ia meyakini Bosz merasa senang atas kepindahannya, meski sang pelatih bertekad membawa PSV meraih gelar juara liga empat kali beruntun.
"Dunia sepak bola itu kecil. Peter adalah sosok yang luar biasa, jadi saya pikir dia terutama ikut senang untuk saya," kata Brandt, Gelandang Ajax.
Pemain tim nasional Jerman tersebut juga menambahkan bahwa ambisi tinggi tetap dimiliki oleh mantan pelatihnya tersebut di PSV.
"Tetapi tentu saja dia juga pelatih ambisius yang ingin menjadi juara bersama PSV untuk keempat kalinya secara beruntun. Itu wajar. Dia bekerja keras untuk itu," kata Brandt, Gelandang Ajax.
Pertemuan antara Ajax dan PSV Eindhoven dijadwalkan berlangsung dalam laga De Topper pada pekan kelima Eredivisie di Johan Cruyff ArenA pada 5 September 2026.
"Tetapi saya masih menyukainya sebagai pelatih. Saya sangat menghargainya dan saya menantikan untuk bertemu dengannya lagi di periode mendatang," kata Brandt, Gelandang Ajax.
Brandt menutup keterangannya dengan menegaskan kembali suasana hangat menjelang duel persaingan kedua tim di awal September mendatang.
"Saat Ajax dan PSV bertemu pada September, saya menantikannya untuk bertemu lagi dengannya. Sama sekali tidak ada permusuhan," kata Brandt, Gelandang Ajax.