Mengenal Manfaat Morning Sex yang Baik untuk Kesehatan Pasutri

Share

Aktivitas bercinta di pagi hari atau morning sex menjadi salah satu pilihan bagi pasangan suami istri (pasutri) untuk mengawali hari. Hubungan intim yang dilakukan setelah bangun tidur ini dinilai mampu meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik.

Berdasarkan sejumlah penelitian, aktivitas seksual ini memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik maupun emosional. Banyak pasutri merasakan keintiman yang lebih mendalam saat melakukannya pada waktu tersebut.

Para ahli menyebutkan bahwa pagi hari merupakan waktu ideal untuk berhubungan intim. Faktor utamanya adalah kadar hormon seksual seperti testosteron yang berada pada tingkat tertinggi di waktu pagi.

Peningkatan hormon tersebut berkontribusi langsung dalam meningkatkan gairah seksual serta respons tubuh. Hal ini membuat morning sex menjadi opsi yang baik bagi pasutri sebelum memulai aktivitas harian.

Dr. Janet Brito, seorang terapis seks Latinx bersertifikasi nasional, mengungkapkan bahwa bercinta saat baru bangun tidur memiliki manfaat yang setara dengan minum kopi, bahkan lebih.

Aktivitas ini dinilai dapat membantu pasutri menghadapi hari kerja secara lebih mudah. Manfaat lainnya adalah meningkatkan stamina serta efektif mengurangi tingkat stres.

"Orgasme pasti meningkatkan suasana hati Anda. Dan, yang terbaik dari semuanya, Anda mempererat ikatan dengan pasangan Anda," kata Brito, dilansir dari HaiBunda.

Brito juga menyarankan agar pasutri memasukkan aktivitas morning sex ini ke dalam agenda harian mereka.

Kondisi tubuh manusia di pagi hari dinilai sangat prima dan siap untuk melakukan hubungan seksual. Menurut Brito, hal tersebut didukung oleh kadar estrogen dan testosteron yang sedang mencapai puncaknya.

Sebuah studi pada tahun 2013 memperkuat hal ini dengan menemukan bahwa libido seseorang sangat dipengaruhi oleh kadar hormon. Tingginya kadar hormon berbanding lurus dengan peningkatan gairah.

Durasi Hubungan yang Lebih Lama

Kadar testosteron yang tinggi juga memengaruhi kualitas hubungan intim. Studi pada tahun 2007 menunjukkan bahwa testosteron tinggi mampu meningkatkan fungsi seksual dan libido pasangan.

Selain itu, tinjauan ilmiah dari tahun 2000 mengungkapkan bahwa kadar testosteron yang tinggi berperan penting dalam meningkatkan kekuatan ereksi.

Pelepasan Hormon Oksitosin dan Endorfin

Aktivitas seksual memicu produksi oksitosin yang dikenal sebagai hormon pelukan. Zat kimia di otak ini berfungsi mengendalikan rasa cinta dan ikatan emosional, sehingga membuat pasutri merasa lebih terhubung.

Selain oksitosin, morning sex juga memicu pelepasan endorfin. Hormon ini bekerja sebagai pereda nyeri alami di dalam tubuh yang efektif membantu meningkatkan suasana hati.

Menurunkan Stres dan Menjadi Sarana Olahraga

Hubungan intim di pagi hari dapat menjadi pereda stres yang efektif. Studi tahun 2010 menunjukkan bahwa aktivitas yang menyenangkan dapat menurunkan hormon stres, sehingga klimaks sebelum bekerja menjaga suasana hati sepanjang hari.

Meskipun tidak sama dengan berlari di treadmill selama satu jam, seks tetap menjadi olahraga yang baik. Data dari Harvard Medical School menyatakan bahwa aktivitas seks membakar sekitar lima kalori per menit, setara dengan jalan kaki.

Mendukung Fungsi Otak dan Imunitas

Bercinta di pagi hari berkhasiat meningkatkan kemampuan kognitif otak. Beberapa riset menunjukkan aktivitas ini melepaskan kombinasi neurotransmiter dan hormon, termasuk dopamin yang memicu perasaan senang dan baik untuk kesehatan otak.

Sistem kekebalan tubuh juga mendapatkan dampak positif. Peneliti dari studi tahun 2015 menemukan bahwa seks memicu pertahanan alami tubuh dalam melawan bakteri, virus, serta kuman.

Efek Awet Muda bagi Kulit

Seks di pagi hari diyakini oleh beberapa ahli sebagai salah satu kunci untuk terlihat lebih muda. Hal ini terjadi karena tubuh melepaskan molekul anti-inflamasi, oksitosin, serta beta endorfin saat berhubungan intim.

BBC News pernah melaporkan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa melakukan hubungan seks minimal tiga kali dalam seminggu dapat membuat seseorang terlihat beberapa tahun lebih muda. Efek orgasme bahkan diketahui memberikan manfaat positif bagi kesehatan kulit.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author