Tragedi Ledakan Pipa Minyak di Brasil Tewaskan 508 Orang

Share

Kebocoran jalur pipa bensin berdiameter 18 inci memicu insiden ledakan dahsyat di Cubatão, São Paulo, Brasil pada 25 Februari 1984 dini hari. Peristiwa tragis yang menghancurkan area pemukiman padat penduduk ini merenggut setidaknya 508 korban jiwa.

Bencana industri tersebut bermula dari melubernya sekitar 700.000 liter bensin ke lingkungan sekitar. Seperti dikutip dari Detikcom melalui arsip Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA Archive), lokasi bencana berdekatan langsung dengan kawasan permukiman kumuh Vila Socó yang kala itu ditempati sekitar 8.000 jiwa.

Meski rembesan bensin sudah terdeteksi warga sekitar dua jam sebelum kobaran api muncul, proses evakuasi mandiri tidak langsung dilakukan. Sebagian penduduk lokal bahkan dilaporkan sempat menampung dan menyimpan tumpahan bahan bakar tersebut di dalam kediaman mereka.

Api mulai membakar kawasan tersebut pada dini hari dan baru berhasil dipadamkan setelah berkobar selama hampir 10 jam. Kobaran api menghancurkan wilayah seluas 100.000 meter persegi, atau mencakup sekitar 75 persen dari total pemukiman Vila Socó.

Dari reruntuhan bangunan rumah, petugas penyelamat menemukan 67 jenazah dengan kondisi luka bakar parah. Selain mengakibatkan ratusan jiwa melayang, peristiwa ini juga menyebabkan sekitar 200 warga mengalami luka-luka berat.

Rentetan dampak fatal dari tragedi Cubatão ini memicu pemerintah Brasil untuk memperketat aturan keselamatan sektor industri minyak. Salah satu langkah konkretnya yaitu pengesahan Undang-Undang 9966 pada tahun 2000 guna mengendalikan serta mencegah pencemaran minyak di perairan nasional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author