Arsenal Juara Liga Inggris Usai Manchester City Imbang Lawan Bournemouth
Arsenal resmi mengunci gelar juara Premier League musim 2025/2026 setelah Manchester City ditahan imbang 1-1 oleh Bournemouth pada Selasa malam, 19 Mei 2026.
Hasil pertandingan di markas Bournemouth tersebut memastikan raihan poin skuad asuhan Mikel Arteta tidak lagi terkejar, sementara Manchester City dipastikan finis di posisi runner-up klasemen akhir.
Dalam laga tersebut, gawang Manchester City kebobolan lebih dulu melalui gol Junior Kroupi di babak pertama sebelum Erling Haaland menyamakan kedudukan pada menit ke-95.
Meski gagal mempertahankan gelar liga, Manchester City musim ini telah mengamankan dua trofi domestik lain, yaitu FA Cup dan Carabao Cup.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tetap menyatakan rasa bangganya terhadap perjuangan para pemain yang telah memberikan segalanya di tengah badai cedera sejak Januari.
Guardiola juga secara terbuka memberikan ucapan selamat kepada tim rival yang berhasil keluar sebagai kampiun baru musim ini.
"Congratulations to Arsenal, Mikel Arteta and his backroom staff and fans for this Premier League – it’s well deserved," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Pelatih asal Spanyol tersebut merefleksikan bahwa musim ini menjadi salah satu periode paling berat karena timnya harus menghadapi banyak situasi di luar kendali.
"At the same time, during my managerial career it was one of the years where we fought the most with incredible things that we could not control," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Manchester City terus berupaya mengejar ketertinggalan poin hingga pekan-pekan terakhir walau situasi kompetisi sudah tidak sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.
"We were always there and never gave up," ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola mengakui faktor kelelahan fisik menjadi kendala besar saat menghadapi Bournemouth yang memiliki waktu persiapan jauh lebih panjang.
"I would have loved to arrive in the last moment to try even though it wasn’t in our own hands," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Bournemouth tampil menyulitkan karena sedang dalam tren positif dengan mencatatkan 17 pertandingan tidak terkalahkan di bawah pengelolaan tim yang dinilai luar biasa.
"Today the fatigue was there, they had 12 days to prepare that game and they played for qualification for the Champions League with an extraordinary team and are incredibly well managed," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Evaluasi menyeluruh tetap dilakukan oleh Guardiola mengenai poin-poin penting yang harus dipenuhi oleh anak asuhnya untuk memenangkan kompetisi di masa depan.
"Since January we were really good. We had a lot of injuries and many things that were out of our control." ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Manchester City disebutnya harus meraih poin yang sangat banyak dan menciptakan keunggulan besar agar tidak terpengaruh oleh faktor-faktor non-teknis.
"We learned a lot this season. What we have to do to win. We have to win a lot of points, we have to have an advantage otherwise there are circumstances that you cannot control," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Meski melewati banyak momen sulit di sepanjang musim, mentalitas skuad berjuluk The Blues itu dinilai tidak pernah kendur.
"We played many, many moments with difficulty and never gave up. That is why we are here," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola sebenarnya berharap bisa membawa persaingan gelar juara ini hingga laga pamungkas di kandang saat menghadapi Aston Villa.
"I would have loved to arrive in the last moment against Aston Villa at home with a chance," ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Namun, hilangnya kecepatan bermain yang dibutuhkan membuat mereka gagal memetik poin penuh di Stadion Vitality.
"But unfortunately, we did not win and today we missed that pace and the situation required against teams like Bournemouth," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Kini pihak klub mengalihkan fokus untuk mengakhiri musim dengan baik serta mulai mempersiapkan kekuatan tim menghadapi musim depan.
"They are 17 games unbeaten and that’s because they are really good side," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Manchester City menjadwalkan parade bus atap terbuka untuk merayakan pencapaian tim pria, wanita, dan akademi yang akan digelar pada Senin, 25 Mei 2026.
"We fought incredibly a lot and now prepare for next season." ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.