Pemerintah DKI Jakarta Sediakan Kantong Parkir JIS di Ancol
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyepakati penggunaan kawasan Ancol sebagai kantong parkir bagi pengunjung Jakarta International Stadium (JIS) saat menggelar acara besar. Kebijakan ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Skema kerja sama antara PT Jakarta Propertindo (Jakpro), pengelola JIS, dan pihak Ancol ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan lahan parkir di area stadion. Pengendara yang memarkir kendaraannya di Ancol untuk menghadiri acara di JIS tidak akan dikenakan biaya tiket masuk kawasan Ancol.
"Jadi saya sudah meminta antara Jakpro atau pengelola JIS dengan Ancol melakukan kerja sama apabila ada kegiatan-kegiatan yang ada di JIS. Baik apakah itu pertandingan sepak bola atau konser dan sebagainya dan sebagainya," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Pramono menjelaskan bahwa penerapan tarif di area Ancol nantinya akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di JIS, sehingga pengunjung tidak perlu membayar ganda.
"Sekarang sudah disepakati bahwa untuk pelaksanaan acara di JIS, maka parkirnya adalah parkir yang dikenakan seperti di JIS. Jadi pintu masuk dan sebagainya tidak dikenakan," tuturnya Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Sebelumnya, integrasi infrastruktur di kawasan tersebut ditingkatkan melalui peresmian jembatan penghubung antara Ancol dan JIS. Fasilitas tersebut diresmikan bersamaan dengan Stasiun KRL JIS sebagai bagian dari dukungan kelancaran aksesibilitas penonton.
"Pertama-tama atas nama Pemerintah DKI Jakarta, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kado ulang tahun ke-499, yaitu berupa aktivasi JIS dan Ancol, termasuk stasiun KRL ini dan juga jembatan yang menghubungkan kita namai Bersama BTN," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Direktur Utama Ancol Syahmudrian Lubis menyatakan bahwa pihaknya tengah mematangkan teknis operasional dan skema penentuan zona khusus parkir pengunjung JIS.
"Untuk tarifnya, saat ini kami sedang melakukan suatu review untuk bagian-bagian Ancol yang mungkin kita tidak melakukan tarif kepada orang. Tapi ada special zone di mana itu nanti akan dilakukan pemberlakuan untuk parkir aja, orang-orangnya udah nggak dikenain lagi untuk masuk ke sana. Tapi untuk bagian-bagian yang masuk ke dalam wahana itu tetap memberlakukan seperti existing punya sistem seperti itu," jelas Direktur Utama Ancol, Syahmudrian Lubis.
Pihak pengelola juga berencana menyediakan dua alur pintu masuk terpisah guna membedakan antara pengunjung wahana rekreasi Ancol dan penonton acara di JIS.
"Nanti ada dua pintu, ada pintu yang berbayar khusus langsung masuk ke wahana, ada juga nanti pintu yang orang-orangnya nggak berbayar hanya kita kenakan parkir aja. Ini lagi kita review, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa meng-address Jakmania punya kepentingan. kira-kira seperti itu," imbuhnya Direktur Utama Ancol, Syahmudrian Lubis.