Karim El Ahmadi Puji Efektivitas Telstar Usai Tekuk NEC Nijmegen
Pengamat sepak bola ESPN Karim El Ahmadi memberikan pujian atas efektivitas permainan Telstar yang secara mengejutkan unggul 2-0 atas NEC Nijmegen pada babak pertama laga Eredivisie, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Mantan pemain Feyenoord tersebut menilai keunggulan kilat Telstar berkat efisiensi lini serang mereka yang memanfaatkan celah serta kelengahan pertahanan tuan rumah secara maksimal.
"Kita semua tidak menduga ini. Kami begitu memuji NEC, termasuk para pemain yang tidak tampil baik," kata El Ahmadi dilansir dari ESPN.
Ia menyoroti perubahan signifikan pada ketajaman penyelesaian akhir Telstar jika dibandingkan dengan penampilan mereka pada musim sebelumnya.
"Saya juga terkejut dengan apa yang ditampilkan Telstar. Tahun lalu kami sebut mereka banyak membuang peluang, tetapi sekarang mereka sangat mematikan. Menurut saya mereka bahkan bisa mencetak beberapa gol lagi," ujar El Ahmadi.
Selain ketajaman lini depan, peran kiper Ronald Koeman Jr. dan skema transisi permainan skuad Telstar juga dinilai menjadi kunci utama yang menyulitkan perlawanan NEC Nijmegen.
"Dalam transisi mereka luar biasa. Koeman juga sangat menentukan. NEC tidak bisa menekan Koeman dan Owusu dengan baik, yang bermain hebat.
Sangat sulit menekan Telstar karena mereka punya kiper luar biasa. Pada gol 0-2 mereka keluar dengan sangat baik. Umpan bagus dari Brouwers dan Mendes menyelesaikannya dengan fantastis," kata El Ahmadi.
Di sisi lain, El Ahmadi mengkritik koordinasi taktis NEC Nijmegen yang dinilainya terlalu lambat dalam mengalirkan bola serta memberikan banyak ruang bebas bagi lawan.
"NEC sangat ceroboh dan memberikan banyak ruang. Mereka harus memindahkan arah bola jauh lebih cepat. Anda bisa melihat terkadang alurnya terlalu lambat," ujar El Ahmadi.
Ia juga mengomentari kesulitan yang dihadapi penyerang NEC Nijmegen Dusan Tadic akibat pengawalan ketat dari barisan pertahanan lawan sepanjang laga.
"Dia tidak berada dalam posisi nyaman, tetapi situasi ini memang sangat sulit baginya. Apa yang dia butuhkan adalah ruang saat menerima bola, tetapi ada begitu banyak pemain Telstar di sekitarnya. Dia tidak memainkan pertandingan yang beruntung," kata El Ahmadi.