SV Wehen Wiesbaden Jamu Preußen Münster di Laga Pembuka 3 Liga
SV Wehen Wiesbaden bakal menjamu tim promosi Preußen Münster pada laga pembuka 3. Liga di BRITA Arena, Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 14.00 waktu setempat. Pertandingan pekan pertama ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua klub berambisi mengamankan poin penuh demi menjaga stabilitas posisi di papan klasemen.
Tuan rumah Wehen Wiesbaden di bawah arahan pelatih Daniel Scherning mengincar poin penuh untuk menjaga momentum usai menang 2-1 atas Bayern München pada laga uji coba. Sementara itu, tim tamu Preußen Münster yang ditangani pelatih Thomas Wörle berupaya bangkit setelah menelan tiga kekalahan dan dua hasil imbang dalam lima laga terakhir, termasuk kekalahan 1-2 dari FC Southampton.
Kondisi skuad kedua tim dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Di kubu Wehen Wiesbaden, kapten anyar Florian Hübner absen akibat cedera kapsul sendi kaki saat pemusatan latihan, disusul Donny Bogicevic yang mengalami masalah punggung. Meski tanpa Hübner di lapangan, pelatih Daniel Scherning menegaskan peran vital sang bek veteran dalam memimpin tim.
"Seorang kapten tidak harus selalu berdiri di lapangan dalam seluruh 38 pertandingan, melainkan yang terpenting adalah memimpin kelompok," kata Scherning, Pelatih SV Wehen Wiesbaden.
Scherning menambahkan bahwa Hübner diproyeksikan menjadi pilar penting bagi klub, baik di dalam maupun luar lapangan.
"Dia harus mewakili tim sebagai kapten tidak hanya di lapangan, tetapi juga di luar itu," ujar Scherning, Pelatih SV Wehen Wiesbaden.
Penunjukan tersebut disambut positif oleh Florian Hübner yang bertekad memberikan kontribusi maksimal pada musim terakhirnya sebagai pemain profesional.
"Ini cerita yang sangat indah bagi saya bisa menjadi kapten di klub tempat saya tumbuh besar pada musim yang kemungkinan menjadi musim terakhir saya. Saya akan memberikan segalanya sekali lagi untuk meraih sukses maksimal bersama tim," kata Hübner, Kapten SV Wehen Wiesbaden.
Hübner menggarisbawahi keharmonisan internal tim sebagai modal utama mengarungi kompetisi.
"Kami adalah satu kesatuan yang sangat solid. Oleh karena itu, saya percaya ini bisa menjadi musim yang sangat indah bagi kita semua," ujar Hübner, Kapten SV Wehen Wiesbaden.
Menghadapi Münster, Daniel Scherning menilai lawan memiliki potensi kejutan meskipun baru mengalami perombakan skuad usai terdegradasi dari 2. Bundesliga.
"Ada banyak pemain baru dan pelatih baru. Namun dari situ justru bisa muncul euforia tertentu. Mereka memiliki skuad yang menarik, yang menurut saya termasuk salah satu yang terkuat di liga dan memiliki kualitas melimpah," kata Scherning, Pelatih SV Wehen Wiesbaden.
Ia menekankan pentingnya melakoni laga pembuka dengan mentalitas pantang menyerah.
"Banyak hal bergantung pada dua atau tiga pertandingan pertama. Bagaimana Anda memulai musim dan dinamika apa yang berkembang dari situ. Kami telah membangun fondasi fisik untuk bisa terus melaju dan menampilkan sepak bola yang penuh passion di lapangan," ujar Scherning, Pelatih SV Wehen Wiesbaden.
Scherning juga menyuarakan antusiasme tinggi menyambut bergulirnya kembali kompetisi resmi.
"Anda bisa merasakan kegembiraan yang terus tumbuh setiap hari. Kami hampir tiga bulan tidak menjalani pertandingan liga. Itu waktu yang sangat lama dan saya senang masa itu sudah berakhir," kata Scherning, Pelatih SV Wehen Wiesbaden.
Ia menjanjikan penampilan agresif demi memuaskan para pendukung klub.
"Kami akan bekerja setiap hari untuk bermain sepak bola secara berani, intens, dan penuh passion, serta berusaha meraih kesuksesan maksimal musim ini," ujar Scherning, Pelatih SV Wehen Wiesbaden.
Di pihak lain, Preußen Münster tidak memboyong Zidan Sertdemir, Oscar Vilhelmsson, dan Mika Stuhlmacher. Sertdemir dinilai kurang cocok dengan skema permainan dinamis Thomas Wörle, sementara Vilhelmsson dibekukan akibat gangguan otot. Stuhlmacher harus mengalah dari Ryan Johansson yang dipastikan tampil menghadapi mantan klubnya.
"Ketika jadwal pertandingan keluar dan saya melihat kami harus langsung bertanding ke Wehen Wiesbaden, saya langsung terpacu," kata Johansson, Pemain Preußen Münster.
Johansson mengaku laga ini memiliki ikatan emosional tersendiri bagi dirinya.
"Saya mengenal hampir semua pemain di sana dan berteman dengan banyak dari mereka. Bagi saya, ini tentu menjadi tugas yang sangat spesial dan menarik," ujar Johansson, Pemain Preußen Münster.
Selain trio tersebut, Münster kehilangan Simon Scherder dan Malik Batmaz akibat cedera ligamen lutut, serta Marvin Schulz senior dan Luca Bolay yang mengalami cedera ligamen luar. Pihak penyelenggara di BRITA Arena mengimbau suporter menggunakan transportasi umum dan datang lebih awal sebelum pintu stadion dibuka 90 menit menjelang kick-off.