25 Makanan yang Dipercaya Pencegah Kehamilan Alami
Published
·
2 Reads
Sebagian pasangan memilih menggunakan bahan-bahan alami untuk membantu mengontrol kesuburan. Berikut adalah 25 makanan dari buah hingga tanaman herbal yang dipercaya masyarakat sebagai pencegah kehamilan alami.
- Pepaya — Mengandung enzim papain yang diyakini dapat mengurangi kadar progesteron sehingga menghambat implantasi, terutama jika dikonsumsi dalam keadaan mentah.
- Nanas — Kaya akan enzim bromelain yang dapat melunakkan lapisan rahim, sehingga mempersulit proses implantasi.
- Neem — Banyak digunakan dalam pengobatan Ayurveda karena memiliki sifat spermicidal yang dipercaya dapat mengurangi motilitas sperma.
- Wortel — Mengandung senyawa tertentu yang dapat mengganggu kadar progesteron serta mengurangi potensi kesuburan.
- Buah Ara — Digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai kontrasepsi alami yang berpotensi mengganggu proses ovulasi.
- Jahe — Dipercaya dapat menginduksi kontraksi rahim untuk mengontrol siklus menstruasi dan membantu mencegah implantasi.
- Peterseli — Secara historis digunakan untuk merangsang menstruasi dan bertindak sebagai kontrasepsi ringan.
- Fenugreek — Biji fenugreek mengandung senyawa yang dapat memengaruhi kadar estrogen yang berperan kunci dalam ovulasi.
- Ajwain — Secara tradisional dikaitkan dengan sifat aborsi karena dapat menyebabkan kontraksi pada rahim.
- Biji Wijen — Kombinasi biji wijen dan madu dipercaya secara tradisional sebagai kontrasepsi alami yang memengaruhi keseimbangan hormon.
- Pare — Mengandung senyawa yang dipercaya dapat memengaruhi hormon reproduksi jika dikonsumsi secara teratur.
- Teh Spearmint — Diyakini membantu mencegah kehamilan, namun penggunaannya tidak boleh berlebihan karena berisiko menimbulkan efek berbahaya.
- Suplemen Vitamin C — Dipercaya dapat mengurangi kemungkinan kehamilan jika diminum dua tablet 500 mg dalam tiga hari setelah hubungan seks tanpa pengaman.
- Aprikot Kering — Minuman campuran aprikot kering, madu, dan air dipercaya dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kehamilan.
- Teh Jahe — Minum teh jahe rebus secara teratur setelah hubungan seks tanpa pengaman dipercaya memicu menstruasi untuk mencegah kehamilan.
- Buah Ara Kering — Mengonsumsi 3-4 buah ara kering selama beberapa hari setelah hubungan seks tanpa pengaman dianggap sebagai metode alami untuk mencegah kehamilan.
- Kayu Manis — Konsumsi kayu manis dipercaya sebagian orang dapat mencegah kehamilan hingga berpotensi menyebabkan keguguran.
- Buah Juniper — Berperan sebagai kontrasepsi alami serta membantu mengatasi infeksi saluran kemih.
- Kafein — Minuman berkafein seperti kopi diprediksi dapat merusak kualitas sperma pada laki-laki.
- Susu Tinggi Lemak — Konsumsi susu full cream secara berlebihan diklaim dapat mengganggu motilitas sperma.
- Asupan Produk Kedelai — Fitoestrogen dalam kedelai yang dikonsumsi berlebihan oleh laki-laki dapat mengganggu keseimbangan hormon testosteron.
- Makanan Tinggi Lemak — Lemak berlebih dan lemak trans dapat menurunkan kualitas sperma serta mengganggu kerja hormon reproduksi laki-laki.
- Makanan Kaleng dengan BPA — Zat kimia BPA bersifat endokrin disruptor yang dapat mengacaukan sistem reproduksi dan menurunkan kualitas air mani.
- Daging Olahan — Kandungan pengawet dan lemak jenuh yang tinggi dalam daging olahan dapat mengganggu motilitas dan kualitas sperma.
- Kunyit — Kandungan curcumin dalam kunyit diketahui dapat menyebabkan blastokista sehingga menghambat terjadinya kehamilan.
Satu-satunya cara yang 100 persen efektif untuk mencegah kehamilan adalah menghindari aktivitas seksual yang melibatkan sperma masuk ke dalam vagina. Metode medis seperti pil KB, IUD, kondom, hingga sterilisasi memiliki tingkat efektivitas yang jauh lebih teruji dibandingkan bahan alami.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author