Dishub DKI Sebar Petugas Imbas Kebakaran SPLL Bapenda

Share

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengerahkan personel ke sejumlah persimpangan prioritas untuk mengatur lalu lintas secara manual akibat ruang Sistem Pengendalian Lalu Lintas ikut terbakar di Gedung Bapenda DKI Jakarta, Sabtu (8/8/2026), dilansir dari Detikcom.

Langkah darurat ini diambil setelah fasilitas pemantauan lalu lintas berbasis teknologi tersebut tidak dapat beroperasi secara optimal pasca-insiden kebakaran gedung dinas teknis tersebut.

"Dishub akan melakukan pengaturan lalu lintas secara manual dan menempatkan petugas pada simpang-simpang yang menjadi titik perhatian dan berpotensi mengalami kepadatan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin.

Penempatan personel pengatur lalu lintas ini dijadwalkan bakal berlangsung mulai Senin (10/8/2026) mendatang. Seluruh kepala suku dinas di tiap wilayah administratif diminta mengawasi persimpangan rawan macet secara intensif.

"Proses mulai Senin, ya, setiap para kasudin di setiap wilayah akan mengerahkan petugas untuk ditempatkan pada seluruh simpang prioritas dan melakukan pemantauan secara intensif," jelas Budi Awaludin.

Guna memulihkan sistem kontrol lalu lintas yang terganggu, pihak Dishub DKI memindahkan sementara operasional SPLL ke Pusat Data dan Informasi yang berlokasi di area MT Haryono.

Peristiwa kebakaran Gedung Dinas Teknis Bapenda itu sendiri bermula pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Kobaran api diketahui berasal dari area lantai 11 sebelum akhirnya menjalar hingga ke lantai 16.

Proses pemadaman melibatkan sebanyak 37 unit mobil pemadam kebakaran beserta 185 personel di lokasi kejadian. Api baru berhasil dikuasai sepenuhnya oleh petugas pada Sabtu (8/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author