Suzuki XL7 Terbaru Tawarkan Servis Gratis dan Garansi Baterai Delapan Tahun
Biaya kepemilikan menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen saat membeli mobil baru. Pengeluaran untuk perawatan berkala sangat menentukan efisiensi biaya penggunaan kendaraan dalam jangka panjang, seperti dikutip dari Detik Oto.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Suzuki menyediakan program purna jual pada XL7 Terbaru. Fasilitas ini mencakup bebas biaya jasa servis, komponen, dan material hingga pemakaian 50.000 kilometer atau 30 bulan.
"Melalui penyegaran Suzuki XL7, kami ingin menghadirkan SUV yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Strategi kami bukan sekadar memperbarui tampilan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan pengalaman berkendara secara menyeluruh," ujar Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra.
Donny menambahkan bahwa pihaknya berharap XL7 terus menjadi pilihan keluarga Indonesia untuk menemani aktivitas harian. Pemesanan dapat dilakukan di dealer resmi, booth Suzuki GIIAS 2026, maupun pameran di berbagai kota.
Suzuki memberikan jaminan garansi baterai lithium-ion selama 8 tahun atau 160.000 km. Jaringan Bengkel Resmi yang luas serta suku cadang asli siap mendukung kenyamanan para pemilik kendaraan.
Program pembebasan biaya servis berlaku sejak pemakaian 1.000 km hingga 30.000 km. Pemilik tidak dikenakan biaya jasa dan berhak menerima pemeriksaan menyeluruh pada 23 komponen penting kendaraan.
Pemeriksaan mencakup sistem kelistrikan, pengereman, pendingin ruangan, transmisi, hingga kondisi baterai. Bengkel resmi memanfaatkan Suzuki Smart Diagnostic Tool (SDT) untuk memastikan performa mesin tetap berada pada kondisi optimal.
Paket ini juga mencakup penggantian komponen rutin seperti oli mesin Ecstar, filter oli, busi, filter udara, minyak rem, hingga radiator coolant. Efisiensi tersebut membantu pemilik menekan pengeluaran pada masa awal kepemilikan.
Estimasi Biaya Perawatan Setelah Masa Servis Gratis
Pengelola Suzuki telah menyusun perkiraan biaya perawatan berkala setelah masa program gratis berakhir. Transparansi ini memudahkan pemilik kendaraan dalam merencanakan anggaran servis secara terukur.
Pada masa servis 27 bulan atau kelipatan 5.000 km, dilakukan penggantian oli mesin beserta pemeriksaan 23 komponen standar. Estimasi biaya pada tahap ini adalah Rp666.900 untuk tipe manual maupun otomatis.
Memasuki penggunaan 80.000 km atau 48 bulan, jadwal perawatan mencakup penggantian komponen yang lebih menyeluruh. Servis ini meliputi penggantian busi, filter udara, oli transmisi manual, radiator coolant, minyak rem, dan drive V-belt.
Biaya servis pada periode 80.000 km diperkirakan mencapai Rp2.530.800 untuk transmisi manual. Sementara itu, tipe transmisi matic membutuhkan biaya sekitar Rp2.216.200.
Saat mencapai 100.000 km atau 60 bulan, kendaraan kembali menjalani penggantian oli mesin, filter oli, gasket, dan busi. Perkiraan biayanya yaitu Rp1.236.900 untuk transmisi manual dan Rp1.333.300 untuk tipe matic.
Perhitungan biaya tersebut berlaku khusus di wilayah JABODETABEK dan sudah termasuk PPN 11 persen. Angka ini belum mencakup perbaikan tambahan di luar jadwal servis berkala standar.