Kelompok Suporter Hertha BSC Layangkan Protes Harga Tiket Mahal di Bochum
Kelompok pendukung Hertha BSC menunda laga pembuka 2. Bundesliga melawan VfL Bochum di Vonovia Ruhrstadion selama enam menit pada Jumat, 7 Agustus 2026. Aksi penutupan pintu darurat dengan spanduk ini dilakukan sebagai bentuk protes atas lonjakan harga tiket pertandingan.
Aksi membentangkan atribut di jalur evakuasi tersebut membuat wasit Wolfgang Haslberger menghentikan pertandingan sementara. Penundaan laga terjadi setelah pihak suporter tidak mengindahkan dua kali imbauan dari pengeras suara stadion.
Aksi pembentangan spanduk kritikan tersebut diiringi oleh nyanyian protes terkait keterjangkauan harga tiket untuk seluruh kalangan suporter.
"Sepak bola harus terjangkau – untuk semua!" kata Fanszene Hertha BSC.
Kelompok suporter Hertha BSC menyoroti kebijakan harga tiket masuk bagi tim tamu yang dinilai sangat membebani para pendukung klub.
"Peningkatan biaya tambahan laga besar yang mahal sebesar 10 euro menyebabkan harga tiket mencapai 42 euro di sebagian besar blok pendukung tamu, dan itu terjadi di klub yang mengaku sebagai klub para pekerja," kata Fanszene Hertha BSC.
Pengetatan pemeriksaan di area pintu masuk stadion Nordrhein-Westfalen juga dikritik karena dinilai memicu eskalasi konflik antara kepolisian dan budaya suporter.
"Eskalasi yang semakin meningkat dari spiral harga tiket tidak memicu reaksi sama sekali," kata Fanszene Hertha BSC.
Mereka menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan aksesibilitas finansial serta struktur demokratis di dalam tubuh klub sepak bola.
"Musuh dari sepak bola yang jujur tidak berdiri di tribun suporter, yang memperjuangkan harga tiket yang terjangkau serta klub-klub yang dikelola secara demokratis dan dipimpin oleh anggota," kata Fanszene Hertha BSC.
Penundaan pertandingan akibat spanduk penutup pintu darurat di Ruhrstadion bukan pertama kali terjadi, setelah insiden serupa pernah mencatatkan penundaan saat laga melawan Stuttgart pada 2024 dan Frankfurt pada 2025.