VfL Bochum Bersiap Hadapi Hertha BSC di Laga Pembuka
VfL Bochum 1848 dijadwalkan membuka kompetisi 2. Bundesliga musim 2026/27 melalui laga kandang kontra Hertha BSC di Ruhrstadion pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 20.30 waktu setempat. Pertandingan pembuka ini menjadi momen penting bagi pemain veteran Bochum, Maximilian Wittek.
Wittek dapat kembali memperkuat tim setelah pulih dari cedera paha parah yang dialaminya pada akhir musim lalu hingga memerlukan beberapa kali tindakan operasi. Bek veteran tersebut menyambut positif kesempatannya untuk berlaga di pertandingan pembuka musim ini.
"Saya sangat lega bisa kembali ke lapangan dan menjalani masa persiapan dengan baik. Dalam karier saya, saya berkesempatan bermain sangat banyak dan jarang mengalami cedera. Sindrom kompartemen tersebut merupakan kejadian luar biasa yang jarang terjadi, tetapi bersyukur semuanya berakhir baik. Saya merasa makin membaik, kami tampil baik selama masa persiapan, dan kami senang kini dapat kembali bertanding demi meraih poin," kata Wittek.
Skuat Bochum mengalami perombakan besar sepanjang musim panas ini setelah menjalani latihan intensif selama enam minggu. Wittek menilai perubahan komposisi pemain memberikan keseimbangan struktur usia dalam tim.
"Kami mendatangkan banyak pemain yang sudah berpengalaman, namun berada di titik karier di mana mereka masih ingin dan mampu berkembang. Pada musim lalu kami memiliki banyak pemain muda dan beberapa pemain berusia di atas 30 tahun termasuk saya, sehingga kami kekurangan pemain di usia matang. Menurut saya bagus bahwa saat ini kami memiliki transisi struktur usia yang lancar di dalam skuat, menjadi penghubung antara pemain muda dan senior," ujar Wittek.
Menjalani musim keempatnya di Bochum, pemain senior tersebut menegaskan komitmennya untuk memimpin tim di dalam maupun luar lapangan. Langkah ini sebelumnya telah diterapkan sejak Uwe Rösler menjabat sebagai pelatih kepala.
"Saya ingin memimpin dengan pengalaman saya. Itu juga menjadi kewajiban saya untuk mendampingi, mendukung, dan membantu para pemain baru serta pemain muda sebaik mungkin. Namun di lapangan, kami para pemain berpengalaman juga harus memimpin, pertama dengan performa dan kerja keras, lalu secara komunikatif.
Kami sudah mencoba menerapkannya sebaik mungkin pada musim lalu saat Uwe Rösler mengambil alih sebagai pelatih kepala, dan saya rasa itu berjalan cukup baik. Tentu tahun ini hal itu menjadi jauh lebih penting karena adanya perombakan besar. Selain saya, ada Timo Horn, Philipp Hofmann, dan Gerrit Holtmann yang sudah lebih lama berada di klub dan tahu apa yang menjadi ciri khas VfL," tutur Wittek.
Pertandingan pembuka ini diprediksi berlangsung sengit mengingat rekam jejak kedua klub di kasta tertinggi sepak bola Jerman. Wittek berharap timnya mampu mengamankan poin penuh di laga perdana.
"Saya memperkirakan pertandingan yang sengit. Jumat malam di bawah lampu sorot Ruhrstadion berbicara dengan sendirinya. Bochum melawan Hertha bagi kebanyakan orang beberapa tahun lalu merupakan laga pasti Bundesliga.
Bagi setiap penggemar sepak bola, ini tentu menjadi pertandingan pembuka yang sangat luar biasa. Tentu saya berharap kami memulai musim dengan baik dan meraih kemenangan pertama di kandang," kata Wittek.
Laga ini dipastikan menyedot perhatian besar setelah sebelumnya lebih dari 11.000 pendukung hadir pada laga pembuka musim melawan Sheffield United. Ruhrstadion diproyeksikan terisi penuh oleh para pendukung tuan rumah.
"Saya berharap suasana ini kembali merinding. Tampil di Ruhrstadion selalu menjadi hal yang spesial. Stadion akan penuh dan para pendukung akan memacu semangat kami seperti tahun-tahun sebelumnya.
Tentu kami ingin langsung memberikan balasan kepada para pendukung. Kami ingin membakar semangat stadion sejak awal dan membawa para penggemar bersama kami. Sekitar pukul 22.30 kami berharap bisa merayakannya bersama," ujar Wittek.