Persebaya Surabaya Menjuarai Piala Presiden 2026 Usai Tekuk Persib
Persebaya Surabaya berhasil meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Persib Bandung lewat adu penalti 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam. Kemenangan dramatis ini menjadi trofi pertama bagi skuad Bajul Ijo sepanjang keikutsertaan mereka dalam turnamen pramusim tersebut.
Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu 120 menit berakhir. Persebaya memimpin lebih dulu lewat gol sundulan Ramadhan Sananta pada menit ke-19, sebelum Persib menyamakan kedudukan melalui gol Patricio Matricardi lima menit kemudian. Pada laga ini, Persebaya mencatatkan 13 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran.
Kemenangan Persebaya dipastikan di babak adu penalti setelah kiper Reza Arya sukses membendung eksekusi ketujuh dari pemain Persib, Hamra Hehanusa. Atas keberhasilan ini, Persebaya membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp8 miliar, sementara Persib Bandung yang menempati posisi runner-up berhak mengantongi Rp3,5 miliar.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengapresiasi tinggi perjuangan para pemainnya yang tampil agresif meski menghadapi jadwal pertandingan yang padat selama turnamen berlangsung.
"Menurut saya kami memiliki lebih banyak peluang dibanding lawan. Memang intensitas pertandingan tidak setinggi laga-laga sebelumnya, tetapi itu hal yang wajar karena kedua tim memiliki waktu pemulihan yang sangat singkat," ujar Bernardo Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan.
Juru taktik asal Portugal tersebut juga menyoroti mentalitas anak asuhnya yang mampu bangkit meski sempat kemasukan gol akibat kelalaian di lini belakang.
"Saya sangat bangga dengan sikap dan kerja keras para pemain. Kami mampu unggul lebih dulu, meski kemudian kebobolan akibat satu kesalahan. Setelah itu kami masih memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol lagi," katanya.
Drama adu penalti menjadi penentu akhir dari perjuangan sengit kedua kesebelasan di laga puncak.
"Walaupun pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, para pemain terus berjuang hingga akhir dan berhasil membawa pulang trofi untuk Persebaya," jelasnya.
Kendati sukses mengamankan trofi pramusim, Tavares mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas dan tetap berfokus pada persiapan menuju kompetisi resmi.
"Trofi ini menjadi awal yang baik bagi Persebaya. Kami senang bisa mempersembahkan gelar Piala Presiden kepada seluruh keluarga besar Persebaya. Namun perjalanan kami masih panjang karena target utama adalah menghadapi kompetisi liga," tandasnya.
Ia pun menutup pernyataannya dengan menyampaikan terima kasih kepada para pendukung yang tak henti memberikan pengawalan sepanjang turnamen.
"Terima kasih kepada seluruh Bonek dan Bonita atas dukungan luar biasa selama turnamen ini. Saya berharap pada pertandingan 15 Agustus nanti stadion kembali penuh. Cara terbaik untuk memberikan apresiasi kepada para pemain adalah dengan terus mendukung mereka secara langsung di stadion," tutup Bernardo Tavares.
Selain gelar juara tim, Persebaya menyabet penghargaan Suporter dengan Kreativitas Terbaik serta gelar Pemain Terbaik yang diraih Francisco Rivera. Sementara itu, posisi ketiga turnamen ditempati Persija Jakarta usai mengalahkan Arema FC 3-1, dan gelar pencetak gol terbanyak diraih striker Arema FC, Gustavo Henrique Rodrigues, dengan koleksi empat gol.
Setelah merampungkan gelaran Piala Presiden 2026, Persebaya dijadwalkan melakoni laga uji coba internasional melayani Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (15/8/2026) mendatang.