Bungkus Jajanan Kaki Lima di India Pakai Kertas Mutasi Rekening Bank
Seorang pria menemukan hal mengejutkan ketika membeli jajanan kaki lima di India seharga 20 Rs atau sekitar Rp 3.726. Kuliner yang ia beli ternyata dibungkus menggunakan kertas laporan mutasi rekening bank milik orang asing.
Peristiwa ini menjadi viral setelah dibagikan oleh seorang pengguna X bernama Sudhanshu Ambhore, seperti dilansir dari Detik Food. Dokumen yang dijadikan pembungkus tersebut merupakan dua halaman laporan rekening dari Union Bank of India.
Kertas pembungkus makanan tersebut memuat informasi nasabah yang sangat rahasia secara gamblang. Data sensitif yang bocor ke publik itu meliputi nama pemilik, nomor rekening, hingga riwayat transaksi keuangan.
"Membeli Bhel seharga 20 Rs dari pedagang kaki lima dan dibungkus dengan laporan rekening bank seseorang setebal 2 halaman," ujarnya dalam unggahan tersebut.
Penemuan dokumen perbankan ini langsung memicu reaksi keras dari warganet di media sosial. Banyak pengguna internet yang merasa prihatin terhadap perlindungan data privasi di negara tersebut.
"Privasi benar-benar hanya lelucin di India," lanjutnya.
Selain masalah kerahasiaan data, insiden ini juga menimbulkan kekhawatiran mengenai standar kebersihan kemasan makanan kaki lima. Beberapa netizen berspekulasi bahwa kertas tersebut bukan berasal dari kantor cabang, melainkan file PDF yang diunduh langsung oleh pemilik rekening.
"Laporan yang diberikan oleh cabang terlihat sangat berbeda," ujar netizen ini.