Polres Inhil Tangkap Kera Ekor Panjang Penyerang Warga

Share

Aparat Polres Indragiri Hilir bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam menangkap seekor kera ekor panjang beringas yang telah menyerang 17 warga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada Kamis (5/8/2026). Satwa liar tersebut berhasil diamankan setelah masuk ke dalam perangkap jebakan yang dipasang oleh petugas di lokasi keberadaannya, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan kera agresif tersebut memiliki ciri-ciri khusus berupa bekas luka codet di bagian wajah serta taring yang panjang dan tajam.

Kapolres Inhil AKBP Donny Listianto mengonfirmasi bahwa kera yang tertangkap memiliki fisik dan karakteristik yang identik dengan laporan para korban.

"Sesuai ciri-ciri yang disampaikan oleh warga, monyet atau kera tersebut sangat beringas dan liar serta mengeluarkan taringnya dan dapat dilihat taring tersebut sangat panjang dan tajam," kata AKBP Donny Listianto, Kapolres Inhil. Ukuran tubuh satwa yang tertangkap ini juga sesuai dengan kesaksian warga yang pernah diserang maupun melihat keberadaannya secara langsung di pemukiman.

"Dan di area tersebut tidak ada kelompok kera lainnya yang berkeliaran di seputaran perangkap kera yang dipasang oleh BKSDA," kata AKBP Donny Listianto, Kapolres Inhil. Catatan kepolisian menunjukkan aksi teror dan serangan kera tersebut telah berlangsung sejak 23 Juli 2026 dengan total 18 kali penyerangan terhadap warga sekitar.

"Itu serangannya 18 kali serangan korbannya 17, karena ada satu orang yang diserang dua kali. Serangan awal 23 Juli, tapi kemarin siang sudah kita amankan," kata AKBP Donny Listianto, Kapolres Inhil. Upaya perburuan dan penangkapan satwa ini telah melibatkan tim gabungan dari kepolisian, BKSDA, serta relawan selama beberapa hari berturut-turut. "Sudah berhari-hari kita turun mencari dan saat ini sudah berhasil diamankan, sudah dijebak," kata AKBP Donny Listianto, Kapolres Inhil.

Meskipun sumber teror dipastikan sudah tertangkap, kepolisian meminta masyarakat sekitar untuk tetap mengedepankan kewaspadaan.

"Kita yakin sudah berhenti serangan, tapi kami imbau masyarakat waspada," kata AKBP Donny Listianto, Kapolres Inhil. Saat ini kera ekor panjang tersebut ditempatkan sementara di kantor Damkar Kabupaten Indragiri Hilir sebelum dipindahkan ke kantor BKSDA Pekanbaru untuk menjalani masa karantina dan observasi perilaku.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author