Indra Priawan Mengimami Salat Jumat Pertama Masjid Edmonton Kanada
Lantunan ayat suci Al-Qur'an dari Indra Priawan mengiringi pelaksanaan ibadah salat Jumat pertama di Masjid Al Ikhlas Centre Edmonton, Kanada Barat. Suami dari Nikita Willy tersebut bertindak sebagai imam dalam momen perdana pengoperasian tempat ibadah tersebut.
Aksi pengusaha muda tersebut memimpin ibadah diunggah melalui media sosial resmi pengelola ibadah setempat pada Jumat (7/8/2026). Indra memimpin jemaah yang hadir, termasuk pengasuh Cinta Quran Foundation Ustaz Fatih Karim.
Pihak pengelola menyampaikan apresiasi atas kekhusyukan jalannya ibadah dalam unggahan resminya.
"Momen takjub saat Indra Priawan memimpin Sholat Jumat perdana di Masjid Al Ikhlas Centre Edmonton. Beliau mengimami Ustadz Fatih Karim beserta para jamaah masjid. Momen ini dalam rangkaian peresmian Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat." tulis akun Instagram @masjidmontonkanada, dikutip pada Jumat (7/8/2026).
Momen kepemimpinan salat tersebut mendapat respons positif dari para jemaah yang hadir secara langsung di lokasi.
"Jamaah yang hadir merasa takjub dan salut karena beliau begitu khusyuk melantunkan Ayat Al-Qur'an secara fasih dan jelas." tulis akun Instagram @masjidmontonkanada.
Kehadiran Indra Priawan di wilayah Kanada Barat merupakan bagian dari agenda kegiatan dakwah dan dukungan terhadap penyediaan sarana ibadah bagi masyarakat muslim setempat.
Ustaz Fatih Karim membeberkan perjalanan panjang rombongan dari Indonesia menuju sejumlah kota di Kanada sebelum tiba di lokasi akhir.
"Alhamdulillah..10 hari dibersamai mas @indpriw terbang jauh dari tanah air untuk roadshow dakwah di Kanada dan meresmikan amanah wakaf berdirinya masjid Indonesia pertama @masjidedmontonkanada tunai…" tulis ustaz Fatih Karim dalam salah satu unggahannya di akun Instagram @fatihkarim.
Inisiatif perjalanan dakwah lintas negara ini memakan waktu tempuh puluhan jam dengan melintasi beberapa kota besar sebelum tiba di Edmonton.
"Kami terbang 26 jam menuju Toronto,lanjut ke Otawwa, Montreal,Calgary dan berakhir di Edmonton. Sehari bersama aja luar biasa andai bisa di tanah air, karna jadwal bliau super sibuk. Beliau luangkan waktu khusus utk support perjuangan dakwah..Luar biasa!" sambungnya.