Ruben Amorim Terapkan Taktik Fleksibel untuk AC Milan Jelang Lawan Chelsea
Pendekatan taktik yang dinamis dan fleksibel menjadi fokus utama pelatih anyar AC Milan, Ruben Amorim, dalam membangun skuadnya. Strategi tanpa formasi kaku ini dipastikan bakal diterapkan saat Rossoneri menghadapi Chelsea dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Juru taktik asal Portugal yang resmi membesut klub raksasa Serie A tersebut sejak Juni menegaskan pentingnya adaptasi strategi. Menurutnya, mengandalkan satu skema baku bukanlah opsi ideal dalam sepak bola modern karena gaya permainan tim dapat menyesuaikan situasi pertandingan.
"Hal pertama adalah kami tidak memiliki sistem yang kaku. Kami akan menggunakan berbagai cara bermain yang berbeda," kata Ruben Amorim dalam konferensi pers di Jakarta.
Amorim menilai skema permainan dapat terus berubah tergantung bagaimana tim membangun serangan. Kunci utamanya terletak pada eksekusi di lapangan, bukan sekadar formasi di atas kertas.
"Jadi, saat ini bukan soal sistem, melainkan bagaimana kami memainkan permainan kami," katanya.
Evaluasi terus dilakukan setelah AC Milan menunjukkan peningkatan performa pada laga uji coba sebelumnya melawan Inter Milan jika dibandingkan saat menghadapi Celtic. Skuad Rossoneri kini memfokuskan latihan pada peningkatan stamina agar mampu memperagakan permainan berintensitas tinggi sepanjang laga.
Pelatih berusia 41 tahun itu mengakui konsistensi penerapan berbagai variasi taktik masih menjadi tantangan utama mengingat timnya baru melakoni dua pertandingan pramusim.
"Kami juga terus berlatih pada saat yang sama, dan saya rasa tantangan terbesar saat ini adalah membangun kondisi fisik yang kami butuhkan untuk memainkan gaya permainan tersebut," katanya.
Pertandingan kontra Chelsea di SUGBK Jakarta pada Sabtu (8/8/2026) pukul 19.00 WIB menjadi babak lanjutan tur pramusim AC Milan di Indonesia yang diinisiasi oleh promotor Nine Sports.