Oneng Beralih dari Pengemis ke Pengusaha Berkat Bantuan Kemensos di Bandung

Share

Oneng, seorang perempuan yang hampir 10 tahun mengemis di persimpangan jalan Kota Bandung, kini memiliki harapan baru melalui Bantuan Atensi Kewirausahaan dari Kementerian Sosial.

Bantuan modal usaha senilai Rp 2,6 juta yang diberikan oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (TSKPO) digunakan untuk membeli peralatan dan bahan dagangan seperti kompor, gas, panci, katel, wajan, kopi siap saji, dan mie instan.

"Saya mengemis bersama suami saya yang lagi sakit dan cucu. Saya sudah menerima bantuan Atensi Kewirausahaan, Alhamdulillah dibelikan peralatan untuk berjualan," ujar Oneng dilansir dari Detikcom.

Bagi Oneng, mengemis bukanlah pilihan melainkan jalan terakhir untuk bertahan hidup dan membiayai pengobatan suaminya yang mengidap diabetes dengan komplikasi.

Perlahan, Oneng beralih dari mengemis menjadi pelaku usaha kecil dengan mengelola warung sederhana yang menjual kopi dan mie instan, menghasilkan penghasilan untuk kebutuhan keluarga dan obat suaminya.

Kementerian Sosial juga melakukan monitoring langsung ke lokasi usaha untuk memastikan bantuan digunakan sesuai tujuan meningkatkan taraf hidup penerima manfaat.

"Alhamdulillah mudah-mudahan bisa berkembang lebih maju, usahanya tambah semangat. Terima kasih kepada Bapak Menteri Sosial yang sudah memberikan bantuan," kata Oneng.

Transformasi Oneng dari pengemis menjadi pengusaha kecil menunjukkan dampak positif dari bantuan sosial bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author