Igor Tolic Buka Peluang Tampil Lebih Lama Mariano Peralta di Final
Pelatih Persib Bandung Igor Tolic membuka peluang untuk memberikan menit bermain lebih banyak kepada penyerang anyar Mariano Peralta pada partai final Piala Presiden 2026 menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.
Peralta sebelumnya melakoni laga debut saat masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-86 menggantikan Luciano Guaycochea dalam laga semifinal melawan Persija Jakarta, Selasa (4/8/2026), yang berakhir dengan kemenangan Persib 2-1.
Juru taktik asal Kroasia tersebut menjelaskan alasan di balik keputusan untuk memberikan kesempatan tampil singkat bagi pemain asal Argentina itu pada laga semifinal lalu.
"Saya ingin mendorongnya sedikit karena dia sudah lama tidak berlatih. Hanya untuk merasakan atmosfer lapangan dan beradaptasi dengan rekan tim," kata Tolic.
Tolic juga mengungkapkan antusiasme tinggi yang ditunjukkan mantan pemain Borneo FC Samarinda tersebut saat menjalani laga perdana bersama Pangeran Biru.
"Kemarin dia sangat senang bisa bergabung, dia bahkan ingin bermain lebih lama, tetapi karena banyak alasan kami tidak melakukannya," ulas Tolic.
Peluang pilar asing tersebut untuk tampil dengan durasi lebih panjang pada laga puncak kini bergantung pada perkembangan kondisi fisiknya sebelum pertandingan dimulai.
"Jika kondisinya membaik untuk besok, kami mungkin akan memainkannya sedikit lebih lama," sebut Tolic.
Proses adaptasi dan peningkatan kebugaran Peralta memang dilakukan secara hati-hati lantaran sang pemain baru bergabung dalam latihan tim selama sepekan setelah menempuh perjalanan jauh dari Argentina.
Langkah bertahap ini diambil guna menyiapkan sang pemain menghadapi laga krusial babak kualifikasi play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027 melawan Manila Digger FC pada 31 Agustus mendatang.
"Kami harus meningkatkan beban pertandingan dan beban latihan secara bertahap. Kami ingin Peralta siap dan sehat untuk tanggal 31 karena dia pemain yang sangat penting, sama seperti yang lainnya," ungkap Tolic.
Manajemen kebugaran skuad menjadi fokus utama Tolic mengingat padatnya jadwal turnamen pramusim yang membuat masa pemulihan pemain berada di bawah 72 jam.
"Kami juga punya banyak pemain seperti Uilliam Barros, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, pemain muda, semuanya banyak bermain. Jadi kami harus menemukan cara untuk menghadapinya nanti tanpa risiko," paparnya.
Guna menekan risiko cedera akibat kelelahan, Persib berencana menyesuaikan pendekatan taktis saat berhadapan dengan Persebaya pada laga puncak.
"Memang hampir mustahil tanpa risiko, beberapa pemain pasti berisiko, tetapi mari kita lihat bagaimana perkembangannya," sebut Tolic.
Pendekatan dengan mengontrol tempo permainan diprediksi bakal menjadi opsi utama bagi kedua tim di lapangan.
"Mungkin kami akan mengontrol tempo permainan. Saya pikir pertandingannya akan berjalan sangat lambat dari kedua belah pihak. Jadi, ya, kita lihat saja," tuntas Tolic.
Di sisi lain, Peralta menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membantu tim meraih trofi juara dibanding pencapaian individu semata.
"Sangat senang karena saya sudah menantikan momen ini (debut untuk Persib) sejak lama. Tapi, saya lebih senang karena tim menang dan kami akan main di final. Ketika sampai final, tentu kami ingin juara," kata Peralta dilansir dari laman resmi klub.