Survei Magnite Ungkap 89 Persen Warga Australia Nonton CTV
Sebanyak 89 persen warga Australia kini menggunakan connected TV (CTV) untuk menyaksikan tayangan live streaming. Temuan dari studi terbaru Magnite bertajuk 'Inside the Live Experience' tersebut menunjukkan pergeseran besar dalam kebiasaan menonton masyarakat setempat.
Laporan riset yang melibatkan hampir 900 responden berusia 18 tahun ke atas ini mencatat mayoritas penonton, yakni sebesar 66 persen, menikmati konten siaran langsung di ruang bersama dalam rumah. Selain itu, 60 persen warga juga memanfaatkan perangkat seluler untuk melakukan streaming sambil menjalankan aktivitas lain seperti browsing, media sosial, dan berbelanja.
Preferensi konten siaran langsung di Australia kini kian meluas melampaui olahraga tradisional. Sebanyak 49 persen responden cenderung memilih acara TV live dan acara besar seperti konser atau ajang penghargaan, sementara 45 persen tetap menyukai siaran olahraga langsung. Di sisi lain, TV tradisional masih memegang kendali untuk siaran berita langsung dengan porsi 51 persen.
Riset tersebut juga menyoroti potensi besar iklan pada siaran langsung, di mana sepertiga penonton memantau liputan pra dan pasca-acara. Efektivitas promosi meningkat karena 53 persen penonton menilai merek lebih mudah diingat saat beriklan di konten pendukung, dan 42 persen menganggap merek tersebut lebih premium.
Aktivitas layar kedua atau second screening turut menjadi kebiasaan populer, dengan 49 persen penonton menggunakan perangkat tambahan saat melakukan streaming dan 24 persen di antaranya berbelanja daring. Sebanyak 59 persen tindakan konsumen terjadi selama atau sesaat setelah melihat iklan streaming langsung.
Managing Director Magnite untuk ANZ, Yael Milbank memberikan tanggapannya mengenai keterikatan audiens tersebut.
"Penonton live stream Australia merupakan audiens omnichannel yang sangat terhubung, yang menonton di layar terbesar di rumah sambil tetap terlibat di layanan pencarian, media sosial, pesan, audio, dan belanja," ujar Yael Milbank, Managing Director Magnite untuk ANZ.
Strategi pemasaran dinilai perlu beradaptasi dengan memanfaatkan momentum di luar acara utama.
"Bagi pengiklan, ini berarti peluang siaran langsung tidak lagi terbatas pada acara streaming utama saja. Peluang ini meluas ke konten terkait, percakapan, dan tindakan yang terjadi sebelum, selama, dan setelah acara, sehingga sangat penting bagi pengiklan untuk merencanakan dan mengoptimalkan kampanye di setiap titik kontak yang relevan," kata Yael Milbank, Managing Director Magnite untuk ANZ.
Dalam pengalaman beriklan, 83 persen penonton menganggap kualitas iklan di siaran langsung setara atau lebih baik daripada TV tradisional. Di samping itu, 70 persen penonton terbuka terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk pengalaman iklan yang dipersonalisasi, meskipun 66 persen tetap menginginkan adanya transparansi keterlibatan AI generatif.