Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terakhir Kapal Tenggelam di Meranti

Share

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir dari kecelakaan kapal pompong yang tenggelam di Perairan Desa Bengkikit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis pagi pukul 08.00 WIB.

Korban bernama Ibl (25) ditemukan meninggal dunia, selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga. Dengan penemuan ini, operasi pencarian selama empat hari resmi diusulkan untuk ditutup.

Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti Prima Harrie Saputra mengatakan operasi pencarian melibatkan berbagai unsur seperti Unit Siaga SAR, Ditpolairud Polda Riau, Satpolairud Polres Meranti, TNI AL, TNI AD, Polri, dan masyarakat nelayan.

Dia menjelaskan kapal pompong berangkat dari Kampung Balak sekitar pukul 08.00 WIB menuju Sungai Metas untuk mengambil dan menebang pohon sagu. Kapal membawa empat penumpang dan dilaporkan karam di perairan Desa Mengkikip pada Minggu pagi pukul 10.00 WIB.

Dua penumpang, Iv (30) dan B (30), berhasil selamat, sedangkan Ibl (25) dan Am (50) dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian Tim SAR Gabungan.

Operasi SAR dimulai pada Minggu sore dengan tujuh personel Unit Siaga SAR Meranti langsung menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

Pada hari kedua, Selasa, pencarian meluas hingga 5 mil laut persegi namun belum membuahkan hasil. Memasuki hari ketiga, area pencarian diperluas menjadi 7 mil laut persegi.

Pada Rabu siang pukul 12.25 WIB, tim menerima informasi dari masyarakat bahwa satu korban ditemukan meninggal dunia. Korban tersebut adalah Am (50), yang kemudian jenazahnya dievakuasi dan diserahkan ke keluarga di rumah duka.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Kapal Tenggelam kecelakaan SAR
Editors Team
gilang-permana-putra
Author