MPR Tetapkan Busana Formal untuk Sidang Tahunan 2026
Peserta laki-laki Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat pada Jumat, 14 Agustus 2026, diwajibkan mengenakan Pakaian Sipil Lengkap. Kebijakan ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026, seperti dilansir dari Detikcom.
Penggunaan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) untuk peserta pria dan penyesuaian busana bagi peserta perempuan meneruskan ketentuan yang telah diterapkan pada agenda serupa tahun sebelumnya. Ketentuan ini menggantikan tradisi mengenakan busana adat yang sempat menjadi ciri khas agenda tahunan tersebut.
Eddy menegaskan arahan mengenai tata busana peserta dalam forum tertinggi tersebut.
"Nggak (baju adat), kita pakai ini, pakaian sipil lengkap untuk laki-laki. Untuk perempuan menyesuaikan," kata Eddy.
Rangkaian Sidang Tahunan MPR 2026 dijadwalkan berlangsung lebih pagi agar seluruh prosesi dapat diselesaikan sebelum ibadah salat Jumat. Pihak penyelenggara memastikan skema persiapan secara umum berjalan selaras dengan pelaksanaan tahun lalu.
"Jadi memang tanggal 14 itu yang paling ideal. Dari segi persiapan tidak berbeda dengan tahun yang lalu," ujar Eddy.
Panitia juga menyiapkan undangan bagi seluruh mantan presiden dan mantan wakil presiden Republik Indonesia untuk menghadiri forum tahunan tersebut.
"Kita masih belum mendapatkan konfirmasi dari misalkannya para kepala negara yang sebelumnya, presiden, mantan presiden kita sebelumnya, wakil presiden sebelumnya itu juga pasti akan diundang tapi kita karena belum mengirimkan undangan tentu kita masih belum tahu," ujar Eddy.
Proses administrasi pelaksanaan acara kini memasuki tahap akhir sebelum berkas undangan resmi didistribusikan kepada para tamu undangan.
"Ini udah finalisasi, mudah-mudahan segera kita kirim," kata Eddy.