Grup Musik Ungu Bakal Gelar Konser 30 Tahun di Jakarta
Grup musik legendaris Ungu dijadwalkan menggelar konser tunggal bertajuk '30 Tahun Ungu' di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, pada 30 Oktober 2026. Konser ini digelar untuk merayakan perjalanan karier mereka sejak tahun 2000 sekaligus mengobati kerinduan para penggemar di Indonesia, seperti dilansir dari Detikcom.
Kepastian mengenai pergelaran konser perayaan tiga dekade tersebut disampaikan langsung oleh sang vokalis, Pasha, saat melangsungkan sesi jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/8/2026). Dalam kesempatan itu, pihak band membeberkan alasan utama di balik keputusan mereka menyelenggarakan konser di tanah air.
Pasha mengungkapkan bahwa para personel Ungu sempat merasa gelisah karena sebelumnya lebih sering menggelar konser tunggal di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, hingga Hong Kong.
"Ini kegelisahan kita, kok kita ini selalu bikin konser di Singapura, Malaysia, kita pernah di Hong Kong. Alhamdulillah hasilnya selalu positif, bagus gitu. Tapi kok Indonesia gak pernah ya?" ujar Pasha, vokalis Ungu.
Kondisi tersebut rupanya dipicu oleh keresahan internal para personel serta banyaknya pertanyaan dari para penggemar setia mereka yang dikenal dengan sebutan Cliquers.
"Ini juga menjadi pertanyaan teman-teman Cliquers sebenarnya. 'A, kok di Malaysia sering banget, Singapura berapa kali.' Alhamdulillah animonya selalu luar biasa sampai sekarang. Kalau kita buka tiket tuh gak pernah gak sold out gitu lo," lanjut Pasha.
Untuk menjawab kerinduan penggemar tanah air, Ungu menggandeng Trinity Optima Production. Pasha menegaskan bahwa usia 30 tahun bukan berarti mereka berhenti berinovasi atau sekadar menjual kenangan masa lalu.
"30 Tahun ini bukan menunjukkan bahwa Ungu ini udah band tua, bukan. Tetapi inilah Ungu hari ini dengan segala bentuk perjalanan yang sudah dilewati dan masih tetap berkarya," tegas Pasha.
Acara di Tennis Indoor Senayan ini dirancang sebagai momentum perayaan dan reuni bersama para pendengar yang sudah mengikuti karya Ungu sejak awal karier.
"Kita bisa nyanyi bareng, kita bisa ngumpul bareng, bisa nostalgia bareng, bisa cerita-cerita," tambah Pasha.