ASDP Terapkan Sterilisasi Enam Pelabuhan Utama Serentak
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberlakukan program sterilisasi secara serentak di enam pelabuhan utama sejak Rabu, 5 Agustus 2026. Kebijakan ini mencakup Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar guna memperkuat standar keselamatan operasional, sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Pengendalian kawasan dilakukan melalui penataan akses, integrasi teknologi digital, serta pengawasan bersama regulator.
Penerapan sistem pintu otomatis dan pemindaian wajah di sejumlah titik dilaporkan berhasil memangkas durasi layanan logistik secara signifikan. "Sterilisasi pelabuhan bukan sekadar penataan kawasan, melainkan perubahan budaya operasional yang memastikan setiap aktivitas di kawasan pelabuhan berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai standar. Kami percaya pelabuhan yang aman akan melahirkan perjalanan yang nyaman, operasional yang semakin andal, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan penyeberangan," ujar Heru Widodo, Direktur Utama ASDP.
Di Pelabuhan Merak, implementasi sistem pintu tunggal dan otomatis memangkas waktu pemrosesan truk dari 10–15 menit menjadi 1–2 menit. Sementara itu, Pelabuhan Bakauheni memfokuskan penataan pada arus kendaraan dan pembangunan area parkir roda dua.
Pengawasan berbasis zonasi serta penggunaan alat pelindung diri diterapkan ketat di lintasan Ketapang-Gilimanuk melalui patroli gabungan rutin. Adapun Pelabuhan Kayangan dan Lembar memanfaatkan teknologi pemindai wajah untuk memperketat akses masuk kawasan steril. "Sterilisasi merupakan langkah bersama dalam membangun budaya operasional yang lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada keselamatan. Ke depan, pelaksanaan ini akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh pengguna jasa serta seluruh ekosistem pelabuhan," ujar Windy Andale, Corporate Secretary ASDP.
Dukungan terhadap regulasi ini juga disampaikan oleh pihak regulator perhubungan Banten yang menilai penerapan aturan tersebut sebagai momentum krusial bagi ketertiban fasilitas umum. "Kami mengapresiasi PT ASDP yang terus berinovasi dan melakukan perubahan yang sangat signifikan. Dengan adanya sterilisasi ini diharapkan keselamatan, keamanan, dan ketertiban di pelabuhan semakin terjamin," jelas Eko Indrayanto, Kepala BPTD Kelas II Banten.