JETOUR T2 iDM dan Chery Tiggo 9 CSH Ramaikan Pasar SUV PHEV

Share

Persaingan pasar SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia semakin sengit dengan hadirnya JETOUR T2 i-DM pada gelaran GIIAS 2026. Model anyar ini diluncurkan untuk menantang Chery Tiggo 9 CSH yang telah lebih dulu mengisi ceruk pasar SUV hybrid premium berteknologi tinggi.

Kedua produsen otomotif tersebut menawarkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, namun masing-masing kendaraan menyasar segmen konsumen yang berbeda. Informasi komparasi ini dikutip dari Moladin.

JETOUR T2 i-DM hadir membawa bahasa desain bernuansa kotak (boxy) yang menonjolkan kesan tangguh. Tampilan eksterior ini dirancang untuk konsumen yang menyukai mobil berpenampilan gagah tanpa perlu memilih kendaraan off-road murni.

Sektor pemacu daya mengandalkan mesin turbo 1.500 cc yang dikombinasikan dengan motor listrik dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Gabungan sistem penggerak tersebut sanggup memproduksi tenaga hingga 375 dk serta torsi puncak mencapai 610 Nm.

Sektor efisiensi menjadi salah satu nilai jual utama berkat dukungan baterai LFP berkapasitas 26,7 kWh. Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 160 km dalam mode listrik murni berdasarkan pengujian CLTC, serta jarak total melampaui 1.000 km saat tangki bahan bakar terisi penuh.

JETOUR T2 i-DM dipasarkan dengan harga Rp688 juta OTR Jakarta. Banderol tersebut tercatat lebih murah Rp51,9 juta dibandingkan pesaing terdekatnya di kelas yang sama.

Chery Tiggo 9 CSH Fokus Performa dan Kenyamanan Kabin

Berbeda dari pendekatan kompetitornya, Chery Tiggo 9 CSH diposisikan sebagai SUV keluarga premium. Kendaraan ini mengandalkan kabin yang lebih luas serta dukungan teknologi hybrid yang dipadukan dengan performa tinggi.

Dapur pacunya disokong mesin ACTECO 1.500 cc turbo yang bekerja sama dengan tiga motor listrik pada varian All-Wheel Drive (AWD). Konfigurasi mesin tersebut menghasilkan output tenaga gabungan mencapai 610 dk dan torsi maksimal 920 Nm.

Kapasitas penyimpan daya diperkuat oleh baterai sebesar 34,46 kWh yang sanggup menggerakkan mobil sejauh lebih dari 180 km menggunakan tenaga listrik murni. Jarak jelajah keseluruhan saat baterai dan tangki bensin terisi penuh diklaim dapat melampaui 1.400 km.

Sisi kenyamanan kabin didukung oleh ukuran dimensi yang lebih panjang dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 2.820 mm, atau 20 mm lebih panjang dari JETOUR T2 i-DM. Ukuran ini memberikan ruang kaki yang lebih lapang di baris kedua maupun ketiga.

Chery Tiggo 9 CSH dilepas ke pasar dengan harga Rp739,9 juta OTR Jakarta. Selisih harga yang lebih tinggi ditukar dengan sajian performa lebih besar, kapasitas baterai yang lebih luas, serta daya jelajah mode listrik yang lebih panjang.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: mobil hybrid Otomotif SUV PHEV
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author