Neymar Terancam Skors 6 Laga Usai Keributan Copa do Brasil
Pengadilan Tinggi Keadilan Olahraga Brasil (STJD) meninjau rekaman insiden keributan yang melibatkan penyerang Santos, Neymar, usai laga kontra Remo pada ajang Copa do Brasil. Peninjauan tersebut berpotensi berujung pada sanksi skorsing hingga enam pertandingan bagi sang pemain. Laporan ESPN Brasil menyebutkan bahwa jaksa penuntut sedang mempertimbangkan dakwaan terhadap pemain berusia 34 tahun itu.
Selain Neymar, sejumlah pemain lain beserta klub Remo juga berisiko menghadapi tindakan disipliner atas rentetan insiden selama dan seusai pertandingan. Neymar berpotensi dijerat menggunakan Pasal 258 Kode Keadilan Olahraga Brasil (CBJD) yang mengatur pelanggaran terhadap disiplin atau etika olahraga. Berdasarkan ketentuan tersebut, skenario hukuman terberat bagi penyerang Santos itu adalah larangan bertanding sebanyak satu hingga enam laga.
Meski wasit Anderson Daronco tidak mencantumkan perselisihan tersebut dalam laporan resminya, STJD tetap memiliki wewenang untuk melanjutkan proses hukum disipliner. Ketegangan sendiri sudah bermula sejak sesi pemanasan ketika pendukung tuan rumah menyanyikan hinaan kepada mantan pemain Barcelona tersebut.
Setelah memberikan umpan kunci yang menjadi gol kemenangan Santos, Neymar tepergok meniupkan ciuman ke arah suporter Remo saat meninggalkan lapangan. Keributan utama dilaporkan terjadi di lorong stadion ketika Neymar berteriak provokatif ke arah para pemain lawan sebelum akhirnya diamankan oleh staf tim ke ruang ganti. Sementara itu, Remo juga terancam berbagai sanksi berdasarkan Pasal 213 CBJD akibat kegagalan mencegah pelemparan benda, masuknya orang ke lapangan, dan keributan penonton. Klub tuan rumah tersebut turut berisiko dijerat Pasal 191 CBJD dengan ancaman denda hingga kewajiban menggelar laga tanpa penonton.