Pemeran Pria Video Asusila di Banyuwangi Buka Suara
Seorang pelajar pria asal Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, merilis video klarifikasi untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada Rabu, 5 Agustus 2026, usai rekaman asusila yang melibatkan dirinya tersebar luas di media sosial.
Kemunculan pernyataan resmi ini terjadi di tengah bergulirnya berbagai spekulasi dan narasi liar di dunia maya terkait nasib kedua pemeran dalam video berdurasi singkat tersebut.
Melalui unggahan akun Instagram @bicarajawatimur, remaja tersebut mengakui penyesalannya atas kegaduhan yang timbul dan dampak buruk yang menimpa instansi pendidikannya.
"Saya minta maaf karena telah membuat jelek nama sekolah," ujar pemeran pria tersebut dalam video yang beredar.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak luar yang terdampak oleh viralnya rekaman tersebut.
"Saya meminta maaf kepada semua teman-teman dan semuanya karena telah melakukan perbuatan yang jadi bahan perbincangan hangat di kalangan semua orang," sambungnya.
Pelajar SMK tersebut turut memastikan penyesalan itu disampaikan atas kesadarannya sendiri.
"Permintaan maaf ini tidak ada paksaan dari pihak manapun," tambahnya.
Kehebohan ini bermula dari beredarnya video pribadi bermuatan asusila yang memperlihatkan dua sejoli. Percakapan dalam rekaman itu membuat publik menjulukinya sebagai video 'Yank Uwes Yank'.
Pasca-viralnya video itu, beredar isu di media sosial yang mengklaim kedua pelaku telah dinikahkan oleh warga. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menghentikan penyebaran ulang konten tersebut.