Gubernur Sumsel Luncurkan Kampus Sekolah Ekspor Outdoor Pertama di Indonesia

Share

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meluncurkan Kampus Sekolah Ekspor outdoor pertama di Indonesia sebagai bagian dari pengembangan kewirausahaan, disampaikan pada acara Sultan Muda Campuspreneur dan Pelantikan HIPMI Perguruan Tinggi se-Palembang Raya.

Program gratis ini bertujuan mendorong lahirnya pengusaha muda yang berorientasi ekspor dari Sumatera Selatan, sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah tersebut, dilansir dari Detikcom.

Herman Deru menegaskan pentingnya persiapan generasi muda dalam menghadapi peluang ekspor dan persaingan pasar global.

"Anak-anak muda ini kita persiapkan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada masa mendatang. Peluang ekspor sangat terbuka dan harus dapat kita tangkap melalui pengetahuan tentang ekspor itu sendiri, ditambah kompetensi yang akan dibantu oleh para tutor," ujar Herman Deru.

Pemerintah Provinsi Sumsel akan menindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Sultan Muda Sumsel, perguruan tinggi, dan OJK pada bulan ini.

"Targetnya, September sudah ada aksi nyata. Sekolah ini gratis. Ini yang pertama di Indonesia dengan konsep kampus outdoor.

Tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik, para peserta juga akan langsung dikenalkan dengan buyer dari luar negeri. Kita ingin anak-anak muda memanfaatkan peluang ekspor yang ada," tegas Herman Deru.

Program Sultan Muda Campuspreneur melibatkan sembilan perguruan tinggi di Palembang dan satu di Prabumulih dengan target menghasilkan 10.000 entrepreneur baru dari kalangan mahasiswa.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menyambut baik inisiatif ini dan memberikan apresiasi terhadap keberhasilan pelantikan HIPMI Perguruan Tinggi se-Palembang Raya.

"Selamat atas dilantiknya kepengurusan HIPMI Perguruan Tinggi se-Palembang Raya. Semoga mampu mendorong lahirnya pengusaha muda yang berkomitmen, inovatif, dan mampu menembus pasar dunia. Kami berharap Sultan Muda Campuspreneur ini dapat go global," ujar Fajarini.

Fajarini juga menyebutkan bahwa ekspor Indonesia tahun lalu tumbuh sebesar 7,9 persen, meskipun pangsa pasar ekspornya masih di bawah 1,1 persen.

"Karena itu, inisiatif seperti yang dilakukan Sumatera Selatan ini sangat penting," tambahnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author