Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Bung Karno Jelang HUT Ke-81 RI
Rangkaian kegiatan menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diisi oleh jajaran pimpinan MPR RI dengan menggelar ziarah ke makam Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, di Blitar, Jawa Timur.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani hadir dalam kegiatan tersebut bersama para Wakil Ketua MPR RI, yakni Bambang Wuryanto, Lestari Moerdijat, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, dan A.M. Akbar Supratman, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pembacaan tahlil dan doa di kompleks pemakaman dipimpin langsung oleh ulama setempat, KH Muhtar Lubi atau yang akrab disapa Gus Lubi.
Rombongan pimpinan MPR RI juga memantau Perpustakaan Proklamator Bung Karno serta mendatangi Ndalem Gebang di Jalan Sultan Agung Nomor 59, Kota Blitar, yang merupakan kediaman orang tua Bung Karno.
Ahmad Muzani menyatakan bahwa agenda ini merupakan tradisi konsisten jajaran MPR RI untuk mengenang jasa para pendiri bangsa jelang HUT RI, Rabu (5/8/2026).
"Tahun lalu kami berkunjung ke Rengasdengklok sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan. Tradisi baik ini akan terus kami pertahankan," kata Muzani.
"Insyaallah pada hari Jumat nanti kami juga akan berziarah ke makam Bung Hatta," ujar Muzani.
Peran penting Bung Karno dalam panggung sejarah nasional ditegaskan kembali oleh Muzani, terutama terkait pembacaan Naskah Proklamasi bersama Bung Hatta yang menandai lahirnya NKRI.
"Kita bersyukur atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini. Kemerdekaan itu merupakan hasil perjuangan para pendiri bangsa, terutama Sang Proklamator Republik Indonesia," kata Muzani.
"Karena itu hari ini kita berziarah ke makam beliau, Presiden pertama Republik Indonesia, penggagas Pancasila, serta tokoh yang telah meletakkan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Muzani.
Masyarakat diimbau untuk terus menghormati jasa pahlawan sekaligus menjadikan semangat perjuangan mereka sebagai acuan mengisi kemerdekaan.
"Ziarah hari ini menjadi pengingat bahwa kita harus selalu menghormati orang-orang yang telah berjasa kepada bangsa ini, para guru, orang tua, para pahlawan, dan para pemimpin terdahulu. Mudah-mudahan ziarah ini membawa keberkahan bagi kehidupan kita sebagai bangsa," kata Muzani.
Momentum ziarah ini turut dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya menjaga keutuhan Indonesia sebagai ruang hidup bersama seluruh elemen masyarakat.
"Rumah besar Indonesia adalah rumah kita semua. Meski berbeda pandangan, berbeda latar belakang, bahkan berbeda pilihan politik, kita tetap satu keluarga besar bangsa Indonesia," ujar Muzani.
"Karena itu kita harus menjaga persatuan, merawat kebersamaan, dan memperkuat semangat gotong royong," kata Muzani.
Kesiapan bangsa menghadapi ujian sejarah dinilai Muzani sangat bergantung pada soliditas dan rasa persatuan yang terjaga.
"Seberat apa pun ujian yang dihadapi bangsa ini, selama kita tetap bersatu, saling bergandengan tangan, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan, Insyaallah Indonesia akan mampu melewatinya," kata Muzani.
Optimisme terhadap arah pembangunan nasional disampaikan Muzani menjelang usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81 tahun.
"81 tahun Indonesia merdeka merupakan perjalanan panjang yang harus kita syukuri. Kita akan menjadi bangsa yang semakin besar, kuat, maju, dan berwibawa apabila mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman," kata Muzani.
"Persatuan adalah syarat utama bagi Indonesia untuk terus bangkit dan mencapai cita-cita para pendiri bangsa," ujar Muzani.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam agenda ini, antara lain Wakil Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan MPR RI Sonny T Danaparamita, Ketua Kelompok DPD di MPR RI Dedi Iskandar Batubara, serta Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto.
Tampak pula Pimpinan Kelompok Kajian Ketatanegaraan (KKK) MPR RI Djarot Saiful Hidayat dan Martin Hutabarat, Plt Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah bersama jajaran Eselon II Setjen MPR RI, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba, serta unsur Forkopimda Kota Blitar.