Grab Rilis Laporan ESG 2025 Tegaskan Dampak Keberlanjutan Indonesia
Grab mencatatkan berbagai pencapaian dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan di Indonesia sepanjang tahun 2025 sebagaimana terangkum dalam Laporan ESG Grab 2025 yang dirilis pada Rabu (5/8/2026), dilansir dari Detik Finance.
Perusahaan mengalokasikan dana Rp100 miliar untuk perlindungan sosial dan kapasitas mitra, mengoperasikan lebih dari 14.000 kendaraan listrik, serta memberdayakan lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas di tanah air.
Inisiatif keberlanjutan tersebut dirancang untuk memberikan dampak positif yang menyeluruh bagi masyarakat serta mendukung target netral karbon pada tahun 2040.
"Di Grab, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat membantu lebih banyak orang memperoleh kesempatan untuk tumbuh. Karena itu, kami terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung kesejahteraan Mitra, memperluas akses ekonomi bagi kelompok minoritas, memberdayakan komunitas lokal, serta mendorong berbagai solusi lingkungan yang memberikan manfaat jangka panjang. Kami berharap berbagai langkah ini dapat terus memberikan dampak positif bagi Indonesia," kata Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia, Rivana Mezaya.
Di sektor lingkungan, langkah #LangkahHijau diwujudkan melalui perlindungan 149.800 hektar hutan rawa gambut Katingan Mentaya, penanaman mangrove di Pati dan Cilacap, hingga penyediaan Sustainable Packaging Playbook bagi mitra UMKM.
Dukungan terhadap mitra pengemudi juga diperkuat melalui fasilitas BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi lebih dari 200.000 mitra, Bonus Hari Raya, program umrah, pelatihan GrabAcademy, serta sistem perlindungan keselamatan GERCEP.
Peluang ekonomi inklusif turut dirasakan langsung oleh mitra pengemudi perempuan di wilayah Tangerang dalam memenuhi kebutuhan keluarga secara mandiri.
"Dulu saya sering merasa khawatir memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan keluarga seorang diri. Bergabung dengan Grab memberi saya kesempatan untuk kembali percaya pada kemampuan diri sendiri," ujar Mitra Pengemudi Grab, Saidah Anwar.
Program pendampingan dan komunitas khusus wiramudi memberikan ruang aman serta dukungan bagi para perempuan untuk terus berkarya.
"Saya tidak hanya mendapatkan penghasilan, tetapi juga menemukan komunitas yang saling mendukung. Kini saya bisa menghidupi keluarga, membantu sesama ibu tunggal, dan menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan mandiri," sambung Saidah Anwar.
Selain menyasar mitra, program pendidikan GrabScholar telah membantu lebih dari 5.700 pelajar sejak 2022 hingga 2025 demi memperluas akses akademis generasi muda.
Bantuan tersebut memberikan kesempatan bagi para penerima manfaat untuk melanjutkan pendidikan tanpa terhalang keterbatasan fisik maupun finansial.
"Karena memiliki keterbatasan fisik, saya pernah merasa khawatir apakah saya bisa bersaing dan mewujudkan cita-cita. Dukungan GrabScholar memberi saya semangat untuk terus melangkah dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Berharap suatu hari nanti dapat menjadi guru dan membantu lebih banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar yang sama seperti yang saya rasakan hari ini," jelas Penerima GrabScholar 2025, Aldo Triawan Saputra.
Penguatan ekonomi lokal juga menjangkau lebih dari 200.000 UMKM di 16 kota lewat program Kota Masa Depan serta pembagian 11.000 takjil gratis selama Ramadan.