Pembiayaan Komersial Bank Mega Syariah Tumbuh 4,11 Persen
PT Bank Mega Syariah membukukan peningkatan pada portofolio penyaluran pembiayaan segmen komersial hingga semester I-2026. Pertumbuhan positif ini didorong oleh kinerja pembiayaan korporasi serta business banking yang sama-sama mencatatkan kenaikan, dilansir dari Detik Finance.
Hingga Juni 2026, realisasi pembiayaan segmen komersial tercatat melonjak 4,11 persen secara tahunan hingga menembus angka lebih dari Rp 5,9 triliun. Peningkatan pada sektor korporasi naik 1,9 persen menjadi melebihi Rp 4,5 triliun. Sementara itu, pembiayaan business banking mencetak pertumbuhan hingga 11,5 persen menjadi lebih dari Rp 1,4 triliun.
Segmen komersial memegang porsi dominan dengan menyumbang 58,7 persen dari keseluruhan portofolio penyaluran dana perusahaan. Secara total, akumulasi pembiayaan Bank Mega Syariah pada Juni 2026 berhasil menyentuh lebih dari Rp 10 triliun, atau mengalami kenaikan sebesar 6,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja ini didukung oleh berbagai kemitraan strategis, salah satunya kerja sama dengan PT Pulo Mas Jaya (PMJ). Dalam kerja sama ini, fasilitas pembiayaan disediakan untuk mempercepat penyelesaian proyek PMJ Tower di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur.
Skema yang diterapkan dalam fasilitas tersebut adalah Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) dengan nilai plafon mencapai Rp 180 miliar.
Direktur Bisnis Bank Mega Syariah, Rasmoro Pramono Aji, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung program pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat.
"Bank Mega Syariah siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan seluruh entitas di bawahnya dalam mendukung berbagai agenda pembangunan yang memiliki nilai manfaat dan dampak positif bagi masyarakat Jakarta," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026).
Rasmoro menambahkan, perusahaan memiliki kapasitas serta pengalaman pembiayaan yang memadai untuk menopang kebutuhan pembangunan daerah. Sinergi dalam ekosistem CT Corp turut memperkuat kapasitas operasional perseroan.
"Kami berharap kerja sama dengan PT Pulo Mas Jaya ini dapat menjadi langkah awal bagi hubungan kemitraan yang semakin luas dan berkelanjutan antara Bank Mega Syariah dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beserta seluruh Badan Usaha Milik Daerah di lingkungan Jakarta," lanjutnya.
Proyek PMJ Tower dirancang sebagai kawasan terpadu setinggi 17 lantai. Area komersial akan menempati lantai satu hingga tiga, sedangkan lantai empat sampai sembilan diperuntukkan bagi fasilitas pelayanan kesehatan.
Selanjutnya, lantai 10 hingga 17 bakal dikembangkan sebagai hunian condotel dengan alokasi sekitar 26 kamar pada tiap lantainya. Penggabungan fasilitas komersial, kesehatan, dan akomodasi ini diharapkan mampu mendorong denyut perekonomian di kawasan Pulo Mas.